Suara.com - Mempelajari fenomena alami yang terjadi di sekitar kita memang memiliki daya tarik tersendiri. Terlebih jika membahas planet dan fenomena luar angkasa, tentu tidak akan habis dibahas satu per satu. Salah satu yang cukup menarik untuk membuka pengetahuan mendasar mengenai fenomena alam mungkin adalah memahami perbedaan revolusi dan rotasi bumi. Ya, planet yang kita tinggali ini mengalami dua kejadian tersebut secara bersamaan.
Perbedaan Revolusi dan Rotasi Bumi
Secara mendasar, perbedaan revolusi dan rotasi bumi bisa dipahami sebagai berikut :
- Revolusi Bumi adalah gerakan bumi mengitari Matahari, yang berlangsung selama periode 1 tahun penuh sampai kembali ke titik awalnya.
- Rotasi Bumi adalah gerakan bumi berputar pada porosnya, dari arah barat ke timur, dan memerlukan periode waktu selama kurang lebih 24 jam.
Jagi logikanya, gerakan yang dilakukan berbeda. Revolusi Bumi gerakan planet kita ketika mengitari matahari, dan rotasi bumi, gerakan bumi pada porosnya.
Tentu saja, keduanya juga membawa akibat yang berbeda yang dirasakan oleh manusia yang hidup di permukaan bumi.
Akibat atau Efek dari Revolusi Bumi
Akibat atau efek dari revolusi yang dilakukan bumi pada matahari sendiri juga tentu berbeda dengan rotasi bumi.
- Terjadinya perubahan musim serta perbedaan durasi siang dan malam di berbagai wilayah permukaannya.
- Adanya gerak semu tahunan Matahari dan terjadinya perubahan kenampakan rasi bintang di wilayah langit.
- Terjadinya gerhana Matahari dan gerhana Bulan.
Efek dari Rotasi Bumi
Sedangkan rotasi bumi sendiri memiliki efek yang lebih terasa nyata.
Baca Juga: Pengertian Aliran Energi dalam Ekosistem, Lengkap dengan Contohnya
- Terjadinya siang dan malam di area berbeda di permukaan bumi.
- Terjadinya peredaran semu harian benda-benda di langit.
- Terjadinya pembelokan arus laut dan arah angin.
- Adanya pembagian zona waktu di dunia (24 zona waktu berbeda).
- Adanya perbedaan percepatan gravitasi bumi.
Sebenarnya secara praktis, gerakan revolusi serta rotasi bumi terjadi secara bersamaan. Namun berkat gravitasi yang dimiliki, semua benda yang berpijak pada muka Bumi tidak terpental keluar angkasa. Perbedaan revolusi dan rotasi bumi sendiri jika dilihat pada poin di atas terasa sangat nyata bukan?
Jika Anda ingin membuktikannya, Anda bisa mengamati fenomena tersebut setiap hari. Tidak ada salahnya mencoba membuktikan, agar pengetahuan Anda juga terus bertambah.
Itulah ulasan mengenai perbedaan revolusi dan rotasi bumi beserta efeknya yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup