Suara.com - Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) mendadak menyambangi kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Rabu (17/3/2021). Kedekatan keduanya secara pribadi maupun dalam dunia politik sudah diketahui publik secara luas.
Namun kali ini JK tidak datang menemui Anies demi tujuan politik. Ia datang sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menghadiri acara pelantikan pengurus DMI DKI Jakarta.
Anies mengatakan Balai Kota terpilih sebagai tempat pelantikan pengurus baru DMI Jakarta. Ia dan JK memberikan sambutan dan selamat bertugas kepada jajaran DMI DKI.
"Baru saja kita di Balai Kota menjadi tuan rumah pengukuhan pelantikan ketua dan pengurus Dewan Masjid Indonesia wilayah DKI Jakarta yang dipimpin oleh KH Ma’mun Al Ayyubi," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/3/2021).
Anies mengatakan, peran masjid di tiap wilayah khususnya di ibu kota sangat penting. Sebab rumah ibadah itu jika dikelola dengan baik biss menjadi contoh dan wajah bagi lingkungan sekitarnya.
Karena itulah, peran DMI dalam mengelola dan berkoordinasi dengan tiap pengelola menjadi sangat penting.
"Nantinya bisa menjadi tempat rujukan bagi masyarakat di sekitar masjid di dalam mengelola lingkungan dengan baik. Karena salah satu masalah yang kita hadapi di Jakarta adalah masalah lingkungan hidup," tuturnya.
Selain melantik pengurus baru, JK juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Anies. Sebab, Pemprov DKI memberikan dana hibah sebesar Rp 100 miliar kepada DMI DKI untuk pengelolaan masjid.
"Jadi Rp100 miliar setahun diberikan hanya untuk membantu masjid, membantu imam, membantu pengelola-pengelolaan masjid dan sampai marbot masjid dibantu agar terjadi kelancaran," pungkasnya.
Baca Juga: Kunjungi Kampung Akuarium, Anies: Warga Bangun Kembali Kehidup
Berita Terkait
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Video Anies Ajak Intel Foto Bareng Usai Kepergok Viral, Ini Respons Kodam Diponegoro
-
Polemik Anies dan Kemenhut: Benarkah Negara Memfasilitasi Perusakan Hutan?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian