Keterampilan meningkat
Merujuk pada hasil survei, Jokowi mengatakan Kartu Prakerja telah meningkatkan keterampilan peserta dan hal itu yang diharapkan pemerintah.
"Karena dalam zaman yang penuh dengan kompetisi seperti ini, kalau keterampilan kita, skill kita tiap hari tidak kita perbaiki, perbaiki, perbaiki, hilang kita. Loh tahu-tahu kok saya kehilangan pekerjaan? ya karena skillnya yang lain memperbaiki skill, memperbaiki keterampilan dan kita tidak," kata dia.
Itulah sebabnya, jumlah peminat program Kartu Prakerja banyak.
Jokowi menekankan pentingnya meningkatkan keterampilan, apalagi pada zaman seperti sekarang.
"Zamannya, zaman yang kecepatan perubahan itu cepat banget. Sekarang ini dan saudara-saudara harus mengikuti itu. Kalau perubahan ini tidak diikuti, ya tahu-tahu kita loh teman saya udah jauh banget kok kita masih di sini, karena dia memperbaiki keterampilannya, meningkatkan keterampilannya, meningkatkan skillnya, dan kita tidak," kata Jokowi.
"Entah tadi yang urusan-urusan yang tadi saya sampaikan, mungkin pelatihan yang lain-lain yang juga sangat penting di dunia kerja maupun di dunia usaha."
Jokowi berharap pelatihan-pelatihan yang didapatkan melalui Kartu Prakerja menjadi model dalam meningkatkan skill.
"Mungkin nanti kalau sudah nggak pademi yang onlinnya banyak yang offline-nya juga banyak di darat juga banyak yang di udara juga banyak segera kalau nanti kombinasi ini bisa dikerjakan juga akan lebih meningkatkan skill," tutur dia.
Baca Juga: Mau Diresmikan Presiden Jokowi, Atap Ruang Tunggu Bandara Ini Rusak Parah
Menurut Jokowi, setelah pandemi teratasi, akan semakin banyak peluang kerja atapun usaha.
"Ya itulah kesempatan bapak ibu semuanya saudara semuanya untuk masuk. Karena sudah meng-upgrade skillnya dan memperbaiki keterampilannya. Saya kira inilah sebuah kesempatan besar yang kita harapkan betul-betul membuka peluang kerja yang sebanyak-banyaknya dan kalau nantinya banyak yang masuk ke dunia usaha, banyak masuk ke dunia kerja saya kira ekonomi gerakan lebih baik lagi," katanya.
Berita Terkait
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?
-
Putusan Praperadilan Jilid II Digelar 20 Juli! Roy Suryo Bakal Menang Lagi Lawan Jokowi?
-
Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah