Suara.com - Bulan Ramadhan akan segera tiba dan setiap muslim diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa di tengah kondisi pandemi Covid-19. Tes swab perlu dilakuakn untuk mendeteksi virus corona. Lalu apakah tes swab dapat membatalkan puasa?
Puasa merupakan sebuah tindakan untuk menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa mulai dari terbit matahari hingga terbenamnya matahari. Ibadah puasa tentunya dapat batal jika melakukan beberapa hal seperti memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh dengan sengaja. Organ atau lubang yang ada pada tubuh yakni mulut, telinga, dan hidung. Setiap umat muslim harus menjaganya agar tidak batal puasanya.
Sementara itu, tes swab merupakan tes yang dilakukan untuk mendeteksi adanya virus corona dengan cara mengambil sampel dari saluran pernapasan. Kemudian dari sana timbul pertanyaan apakah melakukan tes swab saat sedang berpuasa dapat membatalkan ibadah itu?
Mengutip dari nu.or.id, para ulama dari berbagai mazhab sepakat bahwa tes swab dapat membatalkan puasa sebagaimana ada tindakan memasukkan benda ke dalam lubang tubuh yakni rongga hidung.
Cara pengambilan sampel ini memiliki kemiripan dengan “As-Sauth” yang berarti menuangkan obat ke dalam hidung sebagaimana keterangan dari Syekh Wahbah Az-Zuhayli, “As-Sa‘uth’ adalah menuangkan obat ke dalam hidung,” (Syekh Wahbah Az-Zuhaily, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, [Beirut, Darul Fikr: 1985 M/1405 H], cetakan kedua, juz II, halaman 652).
Berdasarkan Mazhab Syafi’I menyebutkan bahwa syarat sah puasa adalah menahan diri dari tindakan memasukkan sesuatu ke dalam rongga hidung meski sedikit atau bukan makanan.
“Kelima adalah menahan (dari kemasukan suatu benda) dari sekian benda dunia meski sedikit dan tidak dapat dimakan ke dalam apa yang disebut sebagai (rongga) seperti bagian dalam hidung, yaitu sesuatu di balik lapisan. Sementara hidung adalah sesuatu di sepanjang pipa/rongga hidung,” (Habib Abdullah bin Husein bin Thahir, Is’adur Rafiq, [Surabaya, Maktabah Al-Hidayah: tanpa catatan tahun], juz I, halaman 115-116).
Demikian, melakukan tes swab merupakan salah satu hal yang dapat menyebabkan seseorang batal puasa. Melakukan tes swab dapat dilakukan di malam hari agar tidak menganggu ibadah puasa di siang hari. Terjawab sudah pertanyaan apakah tes swab dapat membatalkan puasa.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel