Suara.com - Seorang wanita di Inggris ketahuan menyembunyikan ganja di dalam kemaluan. Pada polisi, wanita bernama Koura Freely ini mengatakan itu sebagai tampon, bukan ganja.
Menyadur Mirror Minggu (21/3/2021), mulanya wanita 39 tahun ini ditangkap karena berkelahi di jalanan pada 15 Februari.
Petugas kemudian menyadari ada kantong hitam yang menonjol di selangkangannya. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, benda itu adalah ganja seberat 1 gram.
Wanita dari Worcestershire ini kemudian ditangkap karena narkoba dan dibebaskan dari aksi perkelahian karena diketahui sebagai korban.
"Saat menggeledah bagian bawah terdakwa terlihat sesuatu yang mirip tas hitam menyembul dari vagina terdakwa," ujar penuntut Ralph Robyns-Landricombe.
"Dia awalnya berbohong kepada petugas, mengatakan itu adalah tampon."
Sementara itu, pembelanya yang bernama Paul Stanley mengatakan Freely ditangkap karena dicurigai melakukan penyerangan, bukan narkoba.
"Itu sebabnya dia menemukan dirinya di kantor polisi. Tuduhan itu tidak berlanjut ke mana-mana. Dia dengan cepat dianggap sebagai korban dalam kasus itu. Dia dibebaskan tanpa dakwaan".
"Satu-satunya alasan dia ditemukan dengan sejumlah kecil ganja adalah karena dia ditangkap atas pelanggaran yang tidak dilakukannya."
Baca Juga: Sudah Dicurigai Petugas, Pengirim Ganja Satu Kilo untuk Napi Langsung Kabur
Freely kemudian didenda £ 50 yang setara Rp 996 ribu dan diperintahkan membayar biaya pengadilan £ 50 dan biaya tambahan korban £ 34 yang setara Rp 977 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!
-
Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI