Suara.com - Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol menegaskan tetap menerapkan kewaspadaan secara ketat terhadap penyebaran Covid-19 di seluruh lokasi wisata milik Badan Usaha Milik DKI Jakarta itu.
Direktur Marketing PT Pembangunan Jaya Ancol, Febrina Intan mengatakan, di Ancol ada program 'Bersama Turun Tangan' yang memungkinkan seluruh pegawai Ancol dari level karyawan sampai manajer akan dikerahkan untuk mengingatkan pengunjung pelanggar protokol kesehatan.
"Jadi kalau misalnya mereka enggak memakai masker, ya kami tegur langsung ya. Bahkan ada yang sempat disuruh menyapu oleh Satuan Tugas (Satgas) Ancol, sanksi sosial lah ya," kata Febrina, Selasa (23/3/2021).
Selain itu, di pintu-pintu masuk Ancol juga menerapkan mekanisme pembelian tiket tanpa uang tunai atau cashless payment.
Febrina mengatakan pihak manajemen Taman Impian Jaya Ancol akan mengarahkan pengunjung untuk membeli tiket dan melakukan pembayaran secara daring melalui situs www.ancol.com
Selain itu, di sejumlah restoran dan kafe juga menerapkan pengecekan suhu dan pencatatan jumlah pengunjung secara daring.
Biasanya, di pintu masuk restoran akan disiagakan seorang pegawai yang bertugas meminta pengunjung memindai kode bar memakai kamera ponsel mereka.
Setelah dipindai, ponsel mereka akan diarahkan mesin pencari menuju situs registrasi email dan nama lengkap yang disediakan pihak restoran.
Dari sana, akan ketahuan kapan jam kedatangan pengunjung tersebut dan jumlah tamu yang dibawa.
Baca Juga: Pemprov DKI Berharap Sebagian Sekolah Bisa Dibuka Awal Tahun Ajaran Baru
Selanjutnya, manajemen restoran bisa mengatur kepadatan yang ada di restoran masing-masing supaya tidak melanggar protokol kesehatan.
Manajemen Taman Impian Jaya Ancol juga kerap melakukan patroli penegakan disiplin 3M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak secara berkeliling di sejumlah titik yang dianggap rawan kerumunan.
"Selama mereka menikmati Ancol, tidak bisa tidak, kami mengakui bahwa secara tak sadar namanya orang berlibur kan pasti berkerumun. Kami selalu mengadakan patroli, patroli setiap saat akan keliling Ancol dan memberikan peringatan-peringatan secara baik-baik," ujarnya.
Febrina menilai seluruh pegawai PT Pembangunan Jaya Ancol menyadari peran sentral mereka sebagai garda terdepan dalam mencegah penularan Covid-19 di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.
"Karena kami yang betul-betul menjaga, makanya itu (protokol kesehatan) benar-benar kami jaga. Biasanya yang paling rentan (pelanggaran) itu di pantai. Karena secara tidak sadar orang-orang itu berkerumun. Kami selalu menyiagakan unit penyelamat (Rescue) juga di pantai itu jika sewaktu-waktu ada kejadian yang tidak diinginkan," kata Febrina. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem
-
Rampung Akhir Bulan, Taman Bendera Pusaka Bakal Alih Fungsi Jadi 'Waduk' Saat Curah Hujan Tinggi
-
Prabowo Tidak Akan Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Kapolri, Ini Alasannya
-
Pertemuan Prabowo dengan Taipan Dikritik: Kontradiktif dengan Semangat Lawan Oligarki!
-
Bukan Inisiatif Prabowo, Ahmad Khozinudin Sebut 5 Pengusaha Panik dan Minta Ketemu
-
Gus Ipul Desak Wali Kota Denpasar Tarik Ucapan Dinilai Menyesatkan Publik
-
Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
Noel Bongkar Teka-teki Parpol Tiga Huruf Berinisial 'K' di Kasus Korupsi K3 Kemenaker
-
Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor