Suara.com - Sekitar 6 ribu butir amunisi untuk senapan serbu M16 dan 52 granat anti-personel K75 ditemukan dalam empat paket di sebuah perusahaan jasa kurir di distrik Mae Sai di Chiang Rai, Thailand.
Menyadur The Star Selasa (30/03), paket yang masing-masing dibungkus dengan koran itu diberi label untuk dikirim ke Tachileik, Myanmar.
Kantor Polisi Mae Sai mendapat laporan tentang tentang paket mencurigakan oleh staf perusahaan pada hari Senin setelah mereka curiga karena empat kotak itu sangat berat.
Semua kotak dikirim oleh orang yang sama dengan nomor ponsel yang sama di provinsi Chonburi, sedangkan alamat penerima ada di kota Tachileik di Myanmar.
Petugas melacak orang-orang yang menurunkan kotak di perusahaan dan menangkap Manokorn, berusia 30 tahun warga Mae Sai, dan Songsak sebagai pengemudi mobil yang membawa kotak tersebut.
Kedua tersangka mengatakan bahwa mereka dibayar oleh orang lain untuk mengirimkan paket dan mereka tidak mengetahui isi di dalam kotak tersebut.
Pejabat sedang mengumpulkan bukti untuk melacak pengirim serta penerima, sementara kedua tersangka didakwa memiliki amunisi dan bahan peledak yang tidak terdaftar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya