Suara.com - Sepucuk surat dari vokalis The Beatles Sir Paul McCartney perihal melunasi "utang" selimut yang hilang telah dilelang.
Sang penyanyi membawa selimut itu setelah tinggal di sebuah rumah kebun bersama rekan satu band-nya George Harrison di Wales utara.
Puluhan tahun kemudian pemilik tempat itu, Irene Brierley, mengirim surat kepada Sir Paul, mengingatkan bahwa dia masih kekurangan satu selimut.
Musisi itu membalasnya dengan cek senilai 30 poundsterling (Rp598.000), dan suratnya sekarang dijual.
- Mengapa The White Album layak disebut album terbaik The Beatles
- The Beatles di Abbey Road: Orang Skotlandia yang mengambil foto ikonik menyeberang jalan
- Mengapa Yellow Submarine, film animasi The Beatles, layak jadi film klasik yang akan selalu dipuja?
Sir Paul dan Harrison berkawan dengan keluarga Brierley ketika mereka berlibur pada tahun 1958, sebelum menjadi bintang.
Dua sahabat itu mengetuk pintu rumah kebun mereka di Harlech, Gwynedd, dan meminta izin untuk mendirikan tenda di kebun mereka.
Namun setelah turun hujan deras pada malam pertama mereka menginap, mereka berteduh di dalam rumah dan akhirnya tinggal di sana selama sepekan.
Mereka jadi akrab dengan John Brierley muda, yang juga seorang musisi, dan kemudian menonton penampilan grup musiknya The Viking di pub setempat.
Brierley juga ingat ketika mereka bermain snooker berhari-hari sambil mendengarkan album pertama Elvis Presley, dan Sir Paul memainkan piano keluarga, berusaha meniru bagian solo di tengah lagu Buddy Holly, Think It Over.
Baca Juga: Auto Syok, Perempuan Ini Nggak Sadar Pernah Foto Bareng Member The Beatles
Tahun berikutnya Sir Paul dan Harrison kembali ke Harlech, dan ketika itulah selimutnya dibawa.
Insiden selimut itu masih diingat ibu Brierley jauh setelah Beatlemania melanda dunia, dan pada tahun '80-an, dia menulis surat kepada Sir Paul untuk mengingatkannya.
Vokalis The Beatles itu membalas surat tersebut, menulis: "Nyonya Brierley (Irene), suratmu akhirnya sampai padaku dan aku minta maaf perihal 'utangku'.
"Aku ingat betul ketika kita bersenang-senang di Harlech dan berharap cek ini dapat mengakhiri perkara kita.
"Maaf tulisannya jelek karena aku berusaha menulis ini di kereta ekspres yang goyang! Aku turut berbelasungkawa atas [kematian] suamimu - dia pria yang sangat baik. Sampaikan salam terbaikku pada putra-putramu.
"Salam manis, Paul (McCartney)."
Surat tersebut kini dilelang melalui balai lelang yang berspesialisasi dalam memorabilia The Beatles, Track, dengan harga awal 3000 poundsterling (Rp60 juta).
Berita Terkait
-
Mirip Banget! Intip First Look Paul Mescal Cs di Film Biopik The Beatles
-
Kilas Balik: 5 Momen Paling Krusial Bagi The Beatles
-
The Beatles Raih Kemenangan Grammy Pertama sejak 1997
-
The Beatles Raih Nominasi Grammy Lagi Sejak 1997 Berkat Lagu Now and Then
-
Dari The Beatles Hingga Iwan Fals, Lagu-lagu Ini Pernah Dilarang Karena Liriknya Kontroversial!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!