Suara.com - Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan hingga kini belum ada pembicaraan dari internal partai terhadap peluang untuk merangkul Moeldoko maupun kubu kongres luar biasa (KLB). Ini menyusul keputusan pemerintah yang menolak kepengurusan mereka KLB Deli Serdang.
Adapun pernyataan Rachland Nashidik yang membuka peluang terhadap Moeldoko, dikatakan Herman masih sebatas pendapat pribadi.
"Ya saya kira masih pendapat pribadi ya. Jadi kami belum ada pembicaraan apapun di institusi partai. Oleh karenanya pendapat pribadi dan lain sebagainya tentu itu adalah dinamika dari situaai yang terjadi di akhir-akhir ini," kata Herman di Kompleks Parlemen DPR, Kamis (1/4/2021).
Herman mengatakan tentunya banyak hal yang harus menjadi pertimbangan terkait apakah ada peluang Moeldoko bergabung atau tidak. Kendati begitu, Herman menegaskan belum ada arah pembicaraan mengenai hal tersebut.
"Oleh karenanya sangat banyak pertimbangan, banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Sehingga kami belum memikirkan sampai ke arah sana," kata Herman.
Sebelumnya, Partai Demokrat akan menerima jika Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ingin bergabung menjadi anggota di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal tersebut disampaikan Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik.
Rachland Nashidik menyampaikan hal tersebut melalui cuitan di akun twitternya.
"Demokrat akan menerima dengan tangan terbuka bila KSP Moeldoko berkeinginan menjadi anggota Partai pimpinan Agus Yudhoyono," tulis akun Rachland Nashidik @RachlanNashidik, Rabu (31/3/2021).
Dia pun menyatakan, bahwa Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief juga akan membantu Moeldoko jika ingin berkontestasi dalam pesta demokrasi.
Baca Juga: Hasil KLB Partai Demokrat Ditolak, 4 Ketua DPC di Sulsel Didepak
"Ketua Bapilu @Andiarief__ akan membantunya bila ia ingin maju berkompetisi secara sehat menjadi Cagub DKI dalam pilkada mendatang. You are warmly welcome!," demikian cuitan Rachland Nashidik.
Sebelumnya, pemerintah menolak pengesahan hasil Kongres Luar Biasa atau KLB Deli Serdang yang menobatkan Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Hal itu disampaikan Menteri Hukum dan HAM atua Menkumham Yasonna Laoly saat memberikan keterangan pers.
Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah menolak hasil KLB Deli Serdang Sumatera Utara.
"Pemerintah menyatakan bahwa permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 ditolak," kata Yasonna H Laoly.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar
-
NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi
-
Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?