Suara.com - Sebanyak 5.590 personel gabungan dari unsur TNI-Polri dikerahkan menjelang perayaan paskah pada Jumat (2/4/2021) besok. Ribuan personel itu akan disebar untuk menjaga 833 gereja di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
"Ada 833 gereja yang siap kami amankan di wilayah hukum Polda Metro Jaya ada sekitar 5.590 personel yang akan kita turunkan gabungan bersama-sama mengamankan. Bersama TNI juga ada dari pemerintah daerah" kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/4/2021).
Yusri menyebut bahwa masih dalam kondisi pandemi covid-19 sesuai dengan peraturan pemerintah DKI Jakarta, dan aturan hanya masih memperbolehkan sekitar 20 persen para jemaat yang dapat datang ke gereja. Seperti salah satunya di Gereja Katedral Jakarta Pusat.
"Kami ketahui PPKM skala mikro sekarang ini pengetatan memang cuman boleh sekitar katedral itu 20 persen saja yang boleh masuk jemaahnya," ungkap Yusri.
"Itu pun sesuai SOP yang diketahui, daftar jemaah yang akan melaksanakan kegiatan gereja atau paskah nanti."
Sebelumnya, Markas Besar Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan diserang oleh terduga teroris perempuan bernama Zakiah Aini, Rabu (31/3/2021) petang kemarin. Wanita muda berusia 26 tahun itu ditembak mati setelah sempat menyerang petugas yang sedang berjaga dengan senjata airgun.
Sebelumnya, juga jelang perayaan paskah ini, telah terjadi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makasar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3/2021) lalu. Di mana dua orang pasangan suami istri yang melakukan bom bunuh diri itu diketahui meninggal dunia. Sementara 20 orang luka-luka menjadi korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri