Suara.com - Menurut informasi Jasa Marga melalui akun Twitter pada pukul 11.05 WIB tadi, untuk sementara diberlakukan sistem buka tutup di rest area Karawang Timur, KM 57 (arah Cikampek). Sistem buka tutup diberlakukan secara situasional mempertimbangkan kepadatan kendaraan.
"Tempat istirahat Karawang Timur KM 57 arah Cikampek diberlakukan buka/tutup secara situasional, gunakan tempat istirahat berikutnya," demikian penjelasan Jasa Marga melalui akun Twitter @PTJASAMARGA pada Jumat (2/4/2021).
Sebelumnya, Jasa Marga memberlakukan contraflow di sejumlah area jalan tol arah Cikampek.
General Manager Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan.
"Contraflow ini dilakukan atas diskresi kepolisian," ujar Widiyatmoko.
Dengan diberlakukan contraflow diharapkan dapat mencairkan kepadatan arus kendaraan.
Sebanyak 185.916 kendaraan tercatat telah meninggalkan Jabotabek pada hari pertama (1 April 2020) libur Paskah.
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari beberapa gerbang tol Utama, yaitu GT Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah selatan), GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama (arah timur).
Baca Juga: Situasi Arus Lalu Lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Saat Ini
Berita Terkait
-
Rest Area Heritage Km Berapa? Cek Lokasi dan Fasilitasnya untuk Referensi Mudik
-
Rest Area Sinar Jaya Km Berapa? Ini Lokasi, Rute, dan Fasilitasnya
-
Rest Area Pabrik Gula Km Berapa? Ini Fasilitas yang Bisa Kamu Nikmati
-
Jangan Asal Berhenti! Ini 3 Rahasia Istirahat Aman di Rest Area Agar Mudik Tetap Selamat
-
Awas Kehabisan Bensin! Kenali Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C Sebelum Mudik Lewat Tol
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU