Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman Ponto menyebut pengamanan di Mabes Polri hampir sama dengan pengamanan di hotel, sehingga bukan hal yang aneh jika teroris bisa masuk.
Soleman menilai, peristiwa serangan teroris Zakiah Aini di Mabes Polri kemarin adalah hal yang biasa. Sebab, Mabes Polri adalah kantor pelayan publik yang bisa dimasuki sipil dengan mudah, sama seperti hotel.
"Bagi saya kantor polisi itu tidak lebih seperti hotel, jadi itu sasaran empuk, mereka tidak akan sekeras mabes TNI, kalau Mabes TNI tembus itu baru luar biasa," kata Soleman dalam diskusi crosscheck, Minggu (4/4/2021).
Dia mengatakan setelah kejadian ini polisi justru tidak perlu mempertebal tembok pengamanan sebab itu justru akan membuat polisi sebagai pelayan publik jauh dari masyarakat.
"Karena mereka harus melayani masyarkaat siapapun yang datang dia layani, ketika dilayani itu adalah teroris ya nasib dia yang sial, tapi bukan berarti dia membatasi diri dari masyarakat," tegasnya.
Soleman menegaskan polisi hanya perlu menguatkan personel yang bertugas jaga agar siap menghadapi apapun potensi masalah di kantor polisi sebagai salah satu sasaran utama teroris.
"(Kantor polisi) itu akan jadi sasaran terus menerus, bagi teroris bangga, bagi polisi jadi buah simalakama, kalau diperkeras pelayanan masyarakat terganggu, ya memang itu resiko," tutupnya.
Diketahui, teroris Zakiah Aini (25) melakukan aksi lone wolf menyerang Markas Besar Polri di Jakarta seorang diri hingga ditembak mati di tempat pada Rabu (31/3/2021).
Baca Juga: BIN: Mabes Polri Sudah Tahu Ada Ancaman Teror Sejak Januari 2021
Berita Terkait
-
Eks Kepala Intel TNI: 21 Tahun Kerja Pemerintah Cegah Teroris, Nothing!
-
Indonesia Banyak Teror, Mantan Kabais: Ini Salah BNPT, Bukan Intelijen!
-
Puluhan Mantan Teroris Berkumpul di Pandeglang, Apa Tujuan Mereka?
-
BIN: Mabes Polri Sudah Tahu Ada Ancaman Teror Sejak Januari 2021
-
Digeledah Densus 88, DK Terduga Teroris di Bantul Kerap Isi Khotbah Jumatan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal