Suara.com - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Faisol Riza, menyebut peluang Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin masuk dalam bursa calon presiden pada pemilu 2024 masih ada.
"Siapa tahu, kita lihat saja (Cak Imin maju jadi calon presiden)," kata Faisol Riza saat ditemui wartawan di kantor DPP PKB Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2021).
Diketahui PKB bakal melaksanakan Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada Kamis (8/4/2021) besok .
Terkait agenda besok sekaligus memberikan dukungan untuk Cak Imin maju pada pemilihan presiden, Faisol mengaku tidak tahu. Ia hanya berharap yang terbaik.
"Belum tahu yang itu, kami serahkan kepada Mukernas," ujar Faisol.
Ia kemudian mengklaim di internal PKB hingga saat ini belum fokus untuk membahas Capres. Meski demikian, calon yang akan dijagokan dari PKB dipastikan adalah Ketum Cak Imin.
"Terkait soal dengan isu capres saya kira semua partai sedang membicarakan itu hari ini, tapi PKB belum fokus ke sana," jelasnya.
Lebih lanjut, menurutnya salah satu agenda utama besok terkait dukungan terhadap pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan mengatasi pandemi Covid-19.
"Tetapi belum tahu kejutan-kejutan yang muncul dalam Mukernas besok karena masing-masing wilayah seperti DPW memiliki pilihan yang barangkali bisa disampaikan kepada DPP terkait perkembangan politik. Tentu kami tidak bisa mengelak," jelas Faisol.
Baca Juga: Survei: TIngkat Kepercayaan Publik Pada CDC Selama Pandemi Covid-19 Turun
"Hanya secara umum sudah kami nyatakan di DPP kepada DPW bahwa hari ini PKB untuk memberikan dukungan pemerintah melakukan pemulihan ekonomi, sosial dan kesehatan," sambungnya.
Berita Terkait
-
Waduh! Ada Masker Medis Palsu Beredar, Begini Cara Mengenalinya
-
Selama Pandemi, Perempuan Terbebani Tugas Rumah Tangga dan Sistem WFH
-
Survei: TIngkat Kepercayaan Publik Pada CDC Selama Pandemi Covid-19 Turun
-
Cerita Murid SD Jakarta Semangat Sekolah Tatap Muka Hari Pertama
-
Kisah Getir Bisnis Kopi Luwak di Tengah Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah Kantongi! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik
-
BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah