Suara.com - Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip meninggal di usia 99 tahun. Menyadur NBC News Jumat (09/04) berita duka ini dibagikan langsung oleh keluarga Kerajaan Inggris.
"Hal ini dengan kesedihan yang mendalam bahwa Yang Mulia Ratu mengumumkan kematian suami tercinta, Yang Mulia Pangeran Philip, Duke of Edinburgh."
"Yang Mulia meninggal dengan damai pagi ini di Kastil Windsor. Pengumuman lebih lanjut akan dibuat pada waktunya. Keluarga Kerajaan bergabung dengan orang-orang di seluruh dunia untuk berduka atas kehilangannya."
Tak banyak yang tahu bahwa Pangeran Pihilip memiliki peranan penting dalam sejarah monarki. Ia dianggap sebagai sosok kunci yang pandai mengarahkan Ratu Elizabeth II dalam memimpin Inggris di usia yang sangat muda.
Pangeran Philip menghabiskan 65 tahun untuk mendukung sang ratu dan pensiun dari peran publiknya pada tahun 2017. Sejak itu ia sangat jarang terlihat.
Di tahun-tahun aktifnya, ia membantu menetapkan arah baru bagi monarki di bawah seorang ratu muda, memperjuangkan Inggris sendiri, serta masalah lingkungan, sains dan teknologi.
Dalam pidatonya di peringatan 50 tahun pernikahan tahun 1997,, Ratu Elizabeth II mengakui dalamnya pengaruh Pangeran Philip terhadapnya. Ia menyebutnya sebagai "kekuatan dan bertahan".
"Saya dan seluruh keluarganya, dan banyak negara lain, berhutang kepadanya lebih besar daripada yang akan dia klaim atau kita akan pernah tahu," katanya pada saat itu.
Pangeran Philip tutup usia dengan meninggalkan seorang istri, empat orang anak dan 8 cucu. Ketika ia meninggal, keluarga kerajaan sedang menanti kelahiran cicit ke-11, anak dari Pangeran Harry.
Baca Juga: Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth Meninggal Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi