Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak kunjung juga meresmikan fly over atau jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Namun dua fasilitas penyebarangan rel kereta api untuk kendaraan itu sudah dibuka seterusnya.
Pengerjaan flyover ini memang molor dari target. Seharusnya proyek selesai dan ditargetkan bisa diresmikan pada Maret lalu.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan keputusan membuka fly over tapal kuda ini dilakukan setelah pihaknya melakukan uji coba tahap kedua pada 1 - 6 April lalu.
"Pengoperasian fly over selanjutnya. Setelah uji coba tahap dua, kedua fly over dibuka seterusnya untuk dilintasi oleh
kendaraan baik untuk putaran utara ke utara maupun putaran selatan ke selatan," ujar Hari kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).
Saat uji coba tahap kedua, Hari menyebutkan ada sejumlah evaluasi. Misalnya pengoperasian flyover yang tidak optimal khususnya di Lenteng Agung karena sering mengalami kemacetan.
"Terutama di pagi hari pada area on ramp dari arah Depok menuju Pasar Minggu. Hal ini disebabkan oleh kurang disiplinnya pengendara dalam berlalu lintas," kata Hari.
Untuk mengatasi hal ini, ia akan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti Wali Kota, Dinas Perhubungan, dan kepolisian.
"Agar lalu lintas yang melewati fly over bisa berjalan dengan lancar dan aman," jelasnya.
Selain itu, masih ada pengerjaan penyeleksian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan pekerjaan penyempurnaan fly over lainnya. Karena itu masyarakat diminta berkendara dengan hati-hati dan memperhatikan rambu lalu lintas.
Baca Juga: Mirip Anies Baswedan, TikToker Ini Banjir Komentar Kocak Warganet
"Untuk itu diharapkan pada para pengguna jalan untuk mematuhi rambu – rambu lalu lintas yang ada demi keamanan dan kenyamanan bersama dalam berlalu lintas," pungkasnya.
Diketahui, dua flyover tapal kuda ini diklaim sebagai yang pertama kalinya dibuat di Indonesia. Fasilitas jalan layang ini akan menjadi sarana untuk putar balik tanpa melintasi jalur kereta api.
Flyover Tanjung barat sendiri memiliki total 1.120 meter, dengan rincian sisi selatan 470 meter, sisi utara 580 meter dengan lebar 8 meter dan tinggi 6,5 meter.
Lalu, flyover Lenteng Agung punya panjang 880 meter, di sisi barat 430 meter dan sisi timur 450 meter.
Proyek dua flyover ini dimulai sejak Oktober 2019 dan target awal selesai pada akhir tahun 2020. Total nilai proyek flyover Tanjung Barat sekitar Rp 163 miliar dan flyover Lenteng Agung - IISIP Rp 143 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!
-
Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur
-
Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta