Suara.com - Tahukah Anda bahwa 10 malam pertama Ramadhan memiliki nilai yang amat tinggi daripada malam-malam yang lain? Hal itu tercantum dalam hadits 10 malam pertama Ramadhan.
Hadist tersebut salah satunya dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam bersabda:
"Awal bulan Ramadhan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya 'Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka)."
Keutamaan bulan Ramadhan dibagi menjadi tiga antara lain hari rahmat, hari ampunan, dan hari terbebas dari api neraka. Khusus mengenai hari 10 malam pertama Ramadhan, ada hadist khusus yang membicarakannya.
Maknanya ialah pada 10 hari pertama Ramadhan, Allah membuka pintu Rahmat-Nya untuk setiap hamba yang dapat melakukan puasa dengan baik dan dipandang sebagai seorang mulia karena menjalankan ibadah sejak awal.
Keutamaan 10 Malam Pertama Ramadhan
Lebih jauh, mari kita bahas makna hadist 10 malam pertama Ramadhan di atas yang mengandung banyak makna dan manfaat kepada umat muslim yang melaksanakan puasa tanpa masalah. Berikut keutamaan / makna utama dari hadits 10 malam pertama Ramadhan.
- Siapa saja yang dapat menjalankan puasa di sepuluh malam pertama Ramadhan, dia menjadi sosok yang mulia di mata Allah sejak awal karena menjalankan perintahnya.
- Barang siapa yang dapat menjalankannya akan mendapatkan keberuntungan. Hal itu disampaikan pula dalam hadis riwayat Tafsir Ibnu Katsir berikut ini:
Setiap perintah dalam Al-Qur'an pasti mengandung kebaikan, kemaslahatan, keberuntungan, manfaat, keindahan, keberkahan. Sedangkan setiap larangan dalam Al-Qur'an pasti mengandung kerugian, kebinasaan, kehancuran, keburukan. - Terbebas dari hal-hal buruk karean selama menjalankan ibadah puasa, secara otomatis Anda akan menjauhi hal-hal buruk supaya puasa Anda mendatangkan kebaikan kepada Anda sendiri.
- Puasa sejak 10 hari pertama sama dengan membantu diri Anda membentengi diri sendiri dari perbuatan maksiat
- Dan jika Anda membaca Al-Qur'an selama 10 malam pertama Ramadhan dan seterusnya secara istiqomah, akan membuat Anda semakin dekat dengan rahasia penciptaan Allah SWT. Anjuran untuk membaca Al-Qur'an selama bulan Ramadhan juga tertera dalam firman Allah sebagai berikut:
"Di antara amal kebajikan yang sangat dianjurkan dilakukan di bulan Ramadhan adalah tadarus Al-Qur'an. Tadarus Al-Qur'an berarti membaca, merenungkan, menelaah, dan memahami wahyu-wahyu Allah SWT yang turun pertama kali pada malam bulan Ramadhan." (QS. Al Baqarah ayat 185).
Demikian uraian singkat tentang hadits 10 malam pertama Ramadhan yang ternyata mengandung suatu nilai yang sangat besar dan luhur bagi kekuatan spiritual umat muslim yang menjalankannya dengan istiqomah. Selamat menjalankan ibadah puasa 2021.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor
-
Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?
-
Nasib Pedagang Buah Kramat Jati: Niat Cari Nafkah Malah Dimaki Perwira Polisi Gegara 'Ngeyel'