Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo melaksanakan prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan rumah susun bagi anggota Polri di Gorontalo.
"Rumah susun ini diperuntukkan bagi para anggota Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas di Polres Gorontalo Utara," ujar Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali di Gorontalo, Jum'at (16/4/2021)
Alwi bilang, Rusun Polri ini direncanakan akan dibangun satu tower lengkap dengan fasilitas hunian lainnya.
Rusun ini memiliki ketinggian tiga lantai dengan unit hunian sebanyak 44 unit tipe 36.
Adapun setiap unit terdiri dari dua kamar dilengkapi dengan meubelair, toilet, dapur, tempat cuci dan dibagian luar gedung akan dilengkapi dengan jalan, landscape, ruang terbuka hijau (RTH) dan taman bermain anak.
"Kami sudah melaksanakan groundbreaking bersama Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus beberapa waktu lalu. Anggaran pembangunan hunian vertikal senilai Rp 18,9 Miliar ini ditargetkan rampung dalam 240 hari kerja," katanya.
Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan penanaman bibit pohon buah di area landscape pembangunan rumah susun tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak.
Sementara itu, Kapolda Gorontalo, Akhmad Wiyagus, mengatakan dengan adanya pembangunan rumah susun tersebut menjadi hal yang sangat berharga mengingat perumahan merupakan penunjang kualitas kerja anggota Polri sehingga tidak lagi memikirkan hal-hal dasar serta mendukung pemenuhan kesejahteraan bagi seluruh anggota Polri.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR dan juga Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara khususnya Bupati Gorontalo Utara yang telah memperjuangkan pembangunan rumah susun Polres Gorontalo Utara ini. Kami berharap jalannya pembangunan dapat berjalan sesuai harapan dan berkualitas," tandasnya.
Baca Juga: Hingga Maret 2021, PUPR telah Bangun 164.071 Unit Rumah untuk Masyarakat
Berita Terkait
-
Hingga Maret 2021, PUPR telah Bangun 164.071 Unit Rumah untuk Masyarakat
-
158 Rumah Khusus Diserahkan PUPR kepada Pemkab Pulau Selayar
-
PUPR Ajak Insinyur Indonesia Sumbangkan Pemikiran dan Hasil Kerjanya
-
PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai
-
Terdiri dari 68 Unit, Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Rusun ASN di Jogja
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Anggota DPR Desak Transparansi Penuh Kasus ABK Terancam Hukuman Mati: Jangan Ada Permainan Aparat!
-
Vonis 15 Tahun Anak Riza Chalid, Hakim Juga Bebankan Uang Pengganti Rp 2,9 Triliun
-
Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
-
Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!