Suara.com - Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diprediksi terjadi di beberapa wilayah, pada Jumat (30/4/2021).
Dalam informasi yang dikutip dari situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), disampaikan daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari pesisir barat Sumatera Barat hingga Aceh, dari Sumatera Selatan hingga pesisir barat Sumatera Barat, di pesisir selatan Jawa Tengah hingga Jawa Barat, di NTT, dari Kalimantan Utara, Kalimantan Barat hingga Selat Karimata.
Kemudian, dari Laut Banda, Selat Makassar hingga Kalimantan Tengah bagian selatan, di Maluku, di Laut Arafuru, di Papua Barat dan di Papua.
Sementara itu, daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Selat Karimata, Kepulauan Riau, Pesisir Timur Riau, Selat Malaka, Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Kondisi ini, disampaikan BMKG, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut mulai dari Aceh, Bengkulu, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Maluku. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kunjungi Borobudur, Wamensos Agus Ajak Warga Lebih Mandiri Lewat Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok
-
Wamensos Agus Jabo Tinjau Pembangunan Rumah Sejahtera Terpadu di Magelang
-
Ada Truk 'Lumpuh', Arus Lalu Lintas di Brigjend Katamso Jakarta Barat Semrawut Pagi Ini
-
BNPT Tangkap 230 Orang Terkait Pendanaan Terorisme
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan