Suara.com - Setelah sempat membikin geger netizen, bocah berusia 12 tahun yang viral karena mengendarai truk kontainer bakal didampingi psikolog. Sedangkan H, sang sopir yang merupakan paman bocah itu sedang ditelisik apakah melanggar hukum atau tidak terkait kasus dugaan eksploitasi terhadap anak.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, polisi telah memulangkan bocah tersebut setelah viral mengendarai truk kontainer.
"Pertama pembinaanya kepada orang tuanya tentu. Nanti kami akan didampingi psikolog anak akan melakukan konseling kepada keluarga maupun kepada anak sekaligus, juga memberi peringatan kepada kedua orang tua anak untuk mengawasi," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jumat (30/4/2021).
Dalam kasus ini, polisi juga masih mendalami apakah ada unsur tindak pidana yang dilakukan sang paman bocah itu terkait video viral truk yang dikendarai keponakannya.
"Kepada saudara H ini dan kepada PT STA nanti akan kita koordinasikan dengan Subdit Renakta di Krimum untuk melihat apakah ada dugaan pelanggaran pidana terkait dengan eksploitasi anak di bidang ekonomi. Tapi tentu ini akan dibutuhkan pendalaman lebih lanjut dari pihak penyidik," kata Sambodo.
Kejadian Lama
Pihak kepolisian memastikan jika video viral itu merupakan peristiwa lama. Ternyata video saat bocah itu mengendarai truk kontainer terjadi pada 2020 lalu.
"Dan ini pun kejadiannya bukan kemarin. Ini sudah 6 bulan yang lalu, pada tahun 2020. Baru viral sekarang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.
Yusri pun menuturkan kronologi bocah bawah umur itu bisa mengendarai truk tersebut. Awalnya H,sang sopir merupakan paman dari anak itu, merasa kantuk berat, karenanya mereka pun bergantian untuk berkendara.
Baca Juga: Pamannya Dipecat, Begini Kronologi Viral Bocah 12 Tahun Bawa Truk Kontainer
Di samping itu, bocah tersebut ternyata tidak mengendarai truk sampai ke Tasikmalaya, Jawa Barat, hanya sampai sejauh 7 km, dari satu rest area ke rest area lainnya.
" Karena pada saat itu sopir aslinya mengantuk sekali, kemudian dibawa oleh si anak kecil ini. Anak ini membawa truk tersebut sampai dengan km 19. Kemudian di antara km 12 ke 19 itu terekam oleh kamera sesama driver yang ada sambil bercanda," jelas Yusri.
Buntut dari kejadian itu, H pun akhirnya dipecat sebagai sopir PT STA, perusahaan yang berlokasi di Jakarta Utara.
Jagat dunia maya sebelumnya dihebohkan dengan rekaman video yang menampilkan seorang bocah laki-laki yang sedang mengendarai sebuah truk kontainer. Dalam video tersebut, sopir truk bocah ini sempat ditanya oleh sesama pengendara.
Video peristiwa itu kali pertama diunggah oleh akun Instagram @cetul.22. Berikut percakapan di video itu:
"Mau ke mana" tanya seorang pengguna jalan.
"Tasik," jawab bocah ini.
Umur berapa?" tanya pengguna jalan lagi.
"Dua belas," jawab bocah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius