Suara.com - Belasan geng motor di Malaysia diciduk polisi setelah mencoba melintasi negara bagian hanya untuk makan di sebuah restoran dan membagikan aksi nekadnya di media sosial.
Menyadur World Of Buzz, Minggu (2/5/2021) insiden tersebut terjadi di negara bagian Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (28/4).
Dalam sebuah video yang dibagikan akun @SenawangTV, sekelompok pengendara sepeda motor, yang dikenal sebagai Mat Rempits dalam bahasa gaul lokal, berusaha melintasi perbatasan dari Kuala Lumpur hanya untuk makan di sebuah restoran di Seremban, Negeri Sembilan.
Mereka bahkan membagikan aksi nekad mereka saat melintasi perbatasan di media sosial.
Dalam video tersebut, seorang pendendara motor membagikan saat dia memacu kendaraanya dengan kecepatan penuh, bahkan hingga 100 km/jam.
"Setelah sekian lama." tulis pengendara tersebut dalam unggahan videonya.
Menurut laporan Sinar Harian, kelompok tersebut melanggar pemblokiran jalan sebelum ditangkap oleh Polres Seremban dalam Operasi Samseng Jalanan di Lebuhraya Kajang-Seremban.
Polisi menangkap sedikitnya 15 "Mat Rempit" yang nekad melintasi negara bagian demi makan di sebuah restoran dan melanggar aturan.
"Semua pengendara yang terdiri dari tiga geng terpisah ternyata melakukan aksi zig-zag, superman, menekuk tubuh, dan bersaing satu sama lain," jelas Wakil Direktur Departemen Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT), Datuk Mohd Nadzri Hussain kepada Sinar Harian.
Baca Juga: Video Geng Motor 'Amerika' Ugal-ugalan Pakai Senjata, Ini Kata Polisi
"Polisi juga menyita seluruh motor Yamaha 15ZR, Yamaha 135LC, dan Yamaha 125Z," ujarnya.
Mohd Nadzri mengatakan, semua penangkapan tersebut dibawa ke Divisi Investigasi dan Penindakan Lalu Lintas (BSPT) Mabes Polri (IPD) Nilai dan BSPT IPD Seremban untuk ditindaklanjuti.
Wakil Direktur Departemen Penyelidikan dan Penegakan Lalu Lintas Datuk Mohd Nadzri Hussain mengatakan bahwa 15 pengendara sepeda motor ditahan dan akan diselidiki.
Mereka juga dikenakan denda yang lumayan untuk perjalanan antar negara bagian tanpa dokumentasi yang benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Menanti Vonis Empat Hari Jelang Ultah ke-27, Laras Faizati: Hadiah Terbaik adalah Kebebasan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji
-
6 Fakta Kasus Yaqut Cholil Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!
-
Ikut Jadi Tersangka, Ini Peran Vital Gus Alex di Skandal Korupsi Kuota Haji
-
Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Janji akan Kooperatif
-
Sebut KPK Agak Lambat, Luluk Nur PKB Tetap Apresiasi Penetapan Tersangka Eks Menag Yaqut
-
Kerugian Korupsi Haji Masih Misteri, BPK Sibuk Berhitung Usai Gus Yaqut dan Gus Alex Tersangka
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah