Suara.com - Media pemerintah melaporkan, Kamis (7/5), bahwa Menteri Keuangan Qatar sedang menjalani pemeriksaan terkait tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan salah urus dana publik di negara kaya minyak itu, setelah Jaksa Agung memerintahkan dirinya ditangkap.
Penahanan Ali Sharif al-Emadi merupakan langkah yang jarang terjadi dan menurut analis ini merupakan bagian dari kampanye lebih besar untuk meningkatkan transparansi dan membasmi sampai ke akar-akarnya korupsi di emirat itu.
Kantor Berita Qatar mengatakan, Jaksa Agung telah memerintahkan al-Emadi ditahan, tetapi perincian selanjutnya tidak diberikan. Dia menjabat sebagai Menteri Keuangan Qatar sejak 2013.
Pernyataan itu mengatakan, penguasa telah melancarkan terhadap “kejahatan-kejahatan terkait sektor publik,” tetapi tidak jelas apakah al-Emadi dikenakan tuntutan. Al-Emadi tidak bisa dihubungi segera untuk diminta komentarnya.
Al-Emadi menjadi tokoh terkemuka di emirat di Teluk Arab itu ketika emir yang sekarang berkuasa mulai menduduki takhta dan setelah Al-Emadi memimpin transformasi Bank Nasional Qatar menjadi pemberi pinjaman terbesar di Timur Tengah.
Sebagai salah satu pejabat paling berkuasa di Qatar, dia juga berperan sebagai Ketua Dewan Bank itu, duduk di badan pengelola dana investasi Qatar, dan presiden dewan eksekutif Qatar Airways.
Menurut Sovereign Wealth Fund Institute, Qatar Investment Authority memiliki aset yang nilainnya mencapai $ 295 miliar. (Sumber: VOA Indonesia)
Berita Terkait
-
Dibuang di Persija, Pemain Ini Antar Timnya Juara di Liga Qatar
-
Profil Anna Silvia, Wanita Solo Jadi Wakil Indonesia di Miss Elite World
-
MotoGP 2021: Saat Rambut Gondrong Hambat Prestasi Bastianini
-
Diklaim Pertama di Dunia, Maskapai Ini Angkut Semua Penumpang yang Divaksin
-
Valentino Rossi Malas Balapan Dua Kali Beruntun di Trek yang Sama
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi