Suara.com - Setelah menempuh bulan suci Ramadhan, kini kita menjumpai hari kemenangan idul fitri di bulan Syawal. Ada satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk umat muslim di bulan ini, yaitu puasa Syawal. Lalu berapa hari puasa Syawal ini? Simak ulasan puasa syawal berapa hari selengkapnya berikut ini.
Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal
Puasa Syawal dilaksanakan selama bulan Syawal dan mulai sehari setelah Idul Fitri atau tepatnya pada tanggal 2 Syawal. Jika 1 Syawal 1442 H jatuh tepat pada tanggal 13 Mei 2021, maka ibadah puasa sunnah ini bisa dilaksanakan mulai tanggal 14 Mei 2021.
Puasa Syawal selama 6 hari idealnya dilaksanakan setelah hari Raya Idul Fitri secara berturut-turut, yakni pada 2-7 Syawal. Namun jika berpuasa Syawal di luar tanggal tersebut selama masih di bulan Syawal tetap mendapatkan keutamaan Puasa Syawal sekalipun tidak dikerjakan berurutan.
Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal dapat dilakukan dengan mengucapkan niat terlebih dahulu. Sebenarnya buat puasa Syawal dapat dibaca dalam hati. Selama pikiran dan hati sudah memiliki maksud untuk mengerjakan ibadah puasa Syawal, maka sudah cukup. Namun jika ingin melafalkannya, berikut ini bacaan niat puasa Syawal:
"Nawaitu shauma syahri syawal sunnatan lillaahi ta'ala."
Artinya:
"Saya niat puasa bulan Syawal, sunnah karena Allah SWT."
Baca Juga: Selain Puasa 6 Hari, Ini 4 Amalan Bulan Syawal yang Baik Dikerjakan
Keutamaan Puasa Syawal
Puasa Syawal diibaratkan sama seperti amalan sholat sunnah rawatib setelah sholat fardhu. Dengan amalan puasa syawal, Allah akan menyempurnakan pahala puasa Ramadhan.
Meskipun hukumnya sunnah, puasa yang dilakukan selama enam hari ini sangat dianjurkan. Pasalnya, pahala puasa enam hari di bulan Syawal setara dengan puasa setahun penuh.
Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka pahala yang dia dapatkan seperti orang yang berpuasa setahun penuh.”
Demikian ulasan mengenai pelaksanaan ibadah puasa Syawal dan jumlah hari untuk berpuasa. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Tag
Berita Terkait
-
Pentingnya Belajar Ilmu Agama, Pasutri Pamer Batal Puasa karena Lupa Mandi Junub
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
5 Menu Takjil Buka Puasa yang Bisa Dibikin Sendiri dengan Modal Sedikit
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa, Jaga Semangat hingga Adzan Maghrib
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran