Suara.com - Aparat Polres Metro Jakarta Pusat turutn menjaga ketat aksi solidaritas untuk Palestina yang digelar massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (18/5/2021) siang.
Tak hanya itu, kepolisian turut mengingatkan massa aksi untuk tetap menjaga protokol kesehatan lantaran aksi solidaritas digelar di masa pandemi Covid-19.
Melalui pengeras suara, salah satu anggota polisi meminta kepada korlap aksi untuk mengingatkan massa. Imbauan itu berupa memakai masker hingga tetap menjaga jarak.
"Kepada massa aksi, agar tetap diperhatikan tentang protokol kesehatan. Kami minta kepada korlap untuk tetap mengingatkan massa untuk menjaga jarak dan memakai masker," kata salah satu petugas kepolisian.
Orator yang berada di mobil komando pun menyambuf baik imbauan dari pihak kepolisian. Kepada massa aksi, sang orator langsung mengigatkan soal protokol kesehatan.
Pantauan di lokasi, para peserta aksi dari sektor buruh terlihat tetap menggunakan masker. Massa juga terpantau menjaga jarak dan tidak terlihat berdesakan.
Kirim Surat ke Joe Biden
Dalam keterangannya, Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan, pihaknya dalam hal ini akan menyerahkan surat kepada Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. Surat tersebut ditulis dengan bahasa Inggris dan Prancis.
Said iqbal melanjutkan, surat tersebut nantinya akan diteruskan ke Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Dalam surat itu, massa meninta agar Biden segera meminta pihak Israel menghentikan kekerasan di bumi Palestina.
Baca Juga: Kecam Aksi Keji Israel, Buruh Pendukung Palestina Long March ke Kantor PBB
"Diteruskan kepada Presiden Joe Biden dan tembusan kepada konfederasi serikat buruh Amerika agar meminta Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk menghentikan, meminta Perdana Menteri Israel menghentikan agresi militer ke Palestina," kata Said Iqbal di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Said mengatakan, kemerdekaan adalah hak bagi rakyat Palestina. Dia menyebut, rakyat Palestina berhak atas hidup aman dan damai. Untuk itu, dia meminta agar militer Israel segera hengkang dan menghentikan kekerasan.
"Harus ada kemerdekaan, bangsa Palestina berdampingan hidup damai dalam dua negara, Palestina dan Israel dengan Yerusalem daripada Ibu Kota daripada Palestina meminta tentara Israel dan polisi Israel ditarik mundur dari Masjid Al Asqa," jelasnya.
Untuk itu, Said yang mewakili KSPI berharap agar surat yang diserahkan hari ini bisa segera diterima oleh Presiden Biden.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
-
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025
-
Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis
-
Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi