Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih melanda wilayah Aceh hingga beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
"Prakiraan cuaca ini terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Peringatan dini pada kategori dua ini masyarakat diminta agar selalu siaga bila terjadi bencana hidrometeorologi,” kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Zakaria Ahmad di Banda Aceh, Selasa (18/5/2021).
Ia menjelaskan keadaan ini disebabkan karena adanya belokan angin di wilayah Aceh dan anomali suhu muka laut di laut Andaman. Kondisi itu dapat meningkatkan penguapan serta penambahan massa uap air laut yang memicu pertumbuhan awan konvektif dan berpotensi terjadinya hujan ringan, sedang bahkan cuaca buruk di Aceh.
Dalam kondisi ini, dampak yang berpotensi ditumbulkan seperti jalan licin, jarak pandang berkurang, gangguan skala kecil pada layanan air bersih, layanan sekolah dan rumah sakit, longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil serta terjadi genangan air di daerah pesisir.
“Dan juga banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman serta banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil,” ujarnya.
Beberapa daerah yang masih diguyur hujan sedang hingga deras seperti Aceh Jaya, Aceh Besar, Aceh Utara, Bireuen, Kota Lhokseumawe, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.
“Masyarakat kami minta agar selalu siaga, terutama untuk selalu wasapada terhadap potensi banjir, begitu juga bahaya angin kencang, sambaran petir juga masih sangat berpotensi pada cuaca seperti ini,” tuturnya.
Untuk kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh berpotensi dengan cuaca berawan hingga hujan ringan atau sedang dan tidak merata, demikian Zakaria Ahmad. (Antara)
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 18 Mei: Pagi dan Siang Cerah Berawan
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
-
Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi
-
Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri
-
Polri Pastikan Isu 30 Kilogram Sabu Meleleh Akibat Cuaca Panas Adalah Hoaks
-
Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak
-
Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
-
Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?
-
Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk
-
Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan
-
BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan JKN Sudah Sesuai Prinsip Syariah