Suara.com - Sebuah kelompok pro-Palestina di Inggris mengadakan aksi solidaritas dan mengklaim sudah menduduki pabrik drone milik Israel.
Menyadur BBC News, Kamis (20/5/2021) Palestine Action mengatakan telah menduduki bagian dari UAV Tactical Systems, anak perusahaan Elbit Systems milik Israel di Leicester.
Pabrik tersebut membuat pesawat tak berawak yang menurut para pengunjuk rasa telah digunakan dalam konflik antara Israel dan militan Palestina di Gaza.
Mereka mengatakan bahwa mereka menutup gerbang dan mengganggu proses produksi.
Pihak Elbit hingga kini masih belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi tersebut.
Pada Rabu pukul 19.30 waktu setempat, juru bicara pengunjuk rasa mengatakan ada lebih dari 100 orang di luar gerbang dan di atap pabrik. Mereka berharap bermalam di sana.
Para demonstran menyemprotkan cat merah ke setidaknya salah satu dinding pabrik yang terletak di Meridian Business Park.
"Tindakan hari ini menunjukkan bahwa sepenuhnya berada dalam kekuasaan kami untuk menghentikan produksi mesin brutal yang memicu kejahatan perang di Palestina," jelas Palestine Action dalam sebuah pernyataan.
"Seminggu terakhir telah menunjukkan kematian dan kehancuran tanpa henti yang dapat dan akan ditimbulkan oleh pasukan Israel dengan amunisi dan teknologi militer buatan Inggris." sambungnya.
Baca Juga: Rizieq Pakai Syal Palestina di Ruang Sidang: Dukung Kemerdekaan Dari Zionis
Kepolisian Leicestershire mengkonfirmasi petugas mendapat panggilan berkaitan dengan aksi demonstrasi tersebut.
"Polisi tetap berada di tempat kejadian dan berusaha untuk terlibat dengan mereka yang ada di atap." jelas seorang juru bicara.
Pada sore hari, pengunjuk rasa masih di tempat dan polisi mengatakan petugas terus "memfasilitasi protes damai di lapangan".
Petugas pemadam kebakaran sempat diterjunkan untuk mengevakuasi para demonstran yang berada di bagian atap pabrik, namun kemudian mundur.
"Pejabat serikat pekerja segera mengingatkan manajer senior bahwa sebagai petugas pemadam kebakaran, kami adalah, dan tetap, layanan kemanusiaan yang membanggakan dan peran kami tidak melibatkan penegakan hukum," jelas Seorang juru bicara dari Serikat Brigade Pemadam Kebakaran Leicestershire.
"Setelah keselamatan mereka yang terlibat dikonfirmasi, anggota Fire Brigades Union menarik diri dari insiden itu." sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!