News / Internasional
Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali sesumbar terkait pasokan minyak dunia. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump di Washington DC menyatakan pasokan minyak global akan segera pulih pada 10 April 2026.
  • Trump menegaskan pasokan minyak akan tetap mengalir lancar meski tanpa keterlibatan atau bantuan dari pihak Iran.
  • Ia mengklaim keberhasilan kebijakannya telah memastikan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir di masa depan.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali sesumbar terkait pasokan minyak dunia.

Tak tanggung-tanggung, Trump menyatakan bahwa pasokan minyak akan kembali mengalir, dengan atau tanpa keterlibatan Iran

Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Kamis (9/4/2026), Trump juga mengkritik laporan The Wall Street Journal yang dinilainya keliru dalam menggambarkan komentarnya terkait Iran serta kebijakan luar negerinya.

"The Wall Street Journal, salah satu dewan editorial paling buruk dan tidak akurat di dunia, menyebut saya ‘menyatakan kemenangan prematur di Iran.’ Padahal, ini adalah kemenangan dan tidak ada yang prematur," kata dia melansir ANTARA, Juamt (10/4/2026).

Trump menegaskan bahwa kebijakannya telah memastikan Iran tidak akan memiliki senjata nuklir, sekaligus menyampaikan keyakinannya bahwa pasokan minyak global akan segera pulih.

“Berkat saya, Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir dan dalam waktu dekat Anda akan melihat minyak mulai mengalir, dengan atau tanpa bantuan Iran, dan bagi saya tidak ada perbedaan,” katanya.

Ia juga menilai bahwa media tersebut kerap menunjukkan bias dalam pemberitaan terkait pemerintahannya.

Menurut Trump, media itu “selalu cepat mengkritik” namun enggan mengakui kesalahan dalam pelaporan.

Baca Juga: Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi

Load More