Suara.com - Seorang politisi India, Pragya Singh Thakur menyebut minum urin sapi bisa menangkal Covid-19. Ia mengatakan 'gaumutra ark' (ekstrak urine sapi) dari sapi desi dapat menjauhkan orang dari infeksi paru-paru.
Pernyataannya kontroversial ini langsung panen hujatan hingga kementerian kesehatan didesak untuk segera membuktikan klaimnya secara ilmiah.
"Saya dalam banyak masalah kesehatan tapi setiap hari minum 'gaumutra ark'. Setelah ini, saya tidak boleh minum obat lain untuk corona," ujarnya, melansir New India Express Jumat (21/05).
"Saya tidak terkena infeksi virus corona. Saya percaya Tuhan akan melindungi saya karena saya menggunakan obat ini (gaumutra ark)," kata anggota parlemen Bhopal itu.
Pernyataan Thakur dikhawatirkan akan membuat warga desa yang memiliki kepercayaan pada 'Gau Mata' (sapi) bingung dan mereka mulai mencoba pengobatan ini.
Tahap yang lebih mengkhawatirkan, warga desa akan mengabaikan pengobatan allopathy yang sudah mapan, kata Sharma, yang mewakili konstituensi Bhopal South-West Assembly.
Kongres MLA pada hari Rabu meminta Menteri Kesehatan Serikat Harsh Vardhan dan Misi Kesehatan Nasional membuktikan klaim Bhopal BJP MP Pragya Singh Thakur secara ilmiah.
MLA menulis surat pada Harsh Vardhan dan komisaris Misi Kesehatan Nasional, MP, untuk "menghilangkan kebingungan ini dan secara ilmiah mengesahkan klaim 'gaumutra' yang dibuat oleh Thakur".
Dalam suratnya, pemimpin senior Kongres PC Sharma mengatakan, Pragya Singh Thakur adalah pemimpin senior BJP dan anggota parlemen dari Bhopal.
Baca Juga: Boris Johnson Sebut Semua Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Virus Corona India
"Dia menyatakan bahwa gaumutra menyembuhkan infeksi paru-paru dan COVID-19. Kata-katanya harus dapat dipercaya".
Berbagai pernyataan Thakur yang juga tersangka kasus ledakan bom Malegaon 2008, sempat menyulut kontroversi di masa lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Cara Cek Rasionalisasi SNBP 2026 Agar Tidak Salah Pilih Jurusan
-
Pimpin Rapat Kabinet dari London, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK