Suara.com - Pakar Biologi Molekuler dari Universitas Katolik Semarang Sugeng Ibrahim mengatakan munculnya varian baru Covid-19, "bukan sesuatu yang luar biasa, ini adalah sebuah competition of the fittest."
Saat ini terdapat tiga varian baru Covid-19, yakni B117, B1351, dan P1.
"Jadi kalau boleh saya sampaikan secara sederhana apa yang terjadi dengan mutasi ini sama dengan yang terjadi 100 tahun yang lalu seleksi alam," kata dia, hari ini.
Sugeng meminta masyarakat tidak panik dengan kemunculan varian baru Covid-19.
"Bahwa problem utama jangan ribut jangan bikin geger soal mutasi ini adalah competition of the fittest tentu vaksin akan berubah tetapi manusia juga akan terus berusaha melawannya," kata Sugeng.
Sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penularan varian baru, kata dia, protokol kesehatan harus diterapkan.
"Mengatasinya tetap sama, kelas satunya pakai masker kelas dua jaga jarak, kelas tiganya cuci tangan, harus testing tracking, kalau mau jadi sarjana harus pakai vaksin dan seterusnya," kata Sugeng.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Informasi dari RSCM Jakarta Soal Covid Varian Baru
-
Waspada! Varian Baru COVID-19 LB.1 Telah Masuk Australia: Lebih Cepat Menular
-
Covid-19 Varian Baru Meningkat di Singapura dan Amerika, Prof Zubairi Djoerban: Bisa Karena Faktor Liburan Akhir Tahun
-
Rentan Serang Anak-Anak, Ini 5 Fakta Mengenai Covid-19 Varian Arcturus yang Melonjak di India
-
PPKM Dicabut, Komisi IX Ingatkan Menkes Antisipasi Varian Baru Covid-19
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran
-
DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna
-
Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'
-
Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir
-
Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026
-
Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan
-
Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel
-
12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim
-
Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal
-
KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka