Suara.com - Ahli hukum tata negara Refly Harun ikut mengomentari beredarnya informasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima rumah mewah sebagai gratifikasi.
Refly Harun mengatakan, terpaan isu tersebut muncul karena Anies Baswedan menjadi salah satu kandidat terkuat dalam kontestasi politik 2024.
Pernyataan itu disampaikan Refly Harun dalam video berjudul "Heboh Rumah Mewah Anies!!" yang tayang melalui kanal YouTube miliknya, Selasa (24/5/2021).
Refly Harun mengawali pemaparan dengan menuturkan bahwa gratifikasi itu sebenarnya mudah untuk ditelusuri untuk membuktikan apakah memang benar-benar terjadi.
"Soal seperti ini mudah dibuktikan, tinggal ditelusuri karena pemberian berupa barang. Yang susah kalau pemberian tak terlihat," kata Refly Harun seperti dikutip Suara.com.
Dari aspek politik, Refly Harun menyebut Anies Baswedan merupakan sosok yang diincar karena menjadi calon kuat maju Pemilihan Presiden 2024.
"Saya ingin mengatakan, Anies Baswedan pasti sosok yang diincar. Karena kaitkan dengan perhelatan 2024, Anies Baswedan salah seorang kandidat yang kuat," tegasnya.
Refly Harun kemudian membandingkan Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang belakangan menjadi perbincangan dalam dua kasus berbeda. Dia menyebut keduanya sama-sama digoyah isu.
"Sayangnya, 2 kandidat kuat digoyah, satu Ganjar Pranowo digoyah kalangan Internal PDIP oleh Puan Maharani. Rupaya hal yang sama juga terjadi Anies Baswedan yang digoyah isu rumah mewah yang konon diberikan sebagai gratifikasi," terangnya.
Baca Juga: Keji! Pengasuh Terekam CCTV Aniaya Anak Majikan, Sudah 3 Tahun Bekerja
Refly Harun menuturkan, Anies Baswedan kedepan harus berhati-hati pada isu kriminalisasi yang bisa jadi akan menjegalnya.
"Dari aspek politik, Anies harus hati-hati pada isu kriminalisasi, salah satunya isu tindak pidana korupsi yang bisa jadi jebakan batman," tukasnya.
Dia melanjutkan, jangan sampai isu menjegal para calon yang sekiranya pantas bersaing di 2024. Sebab, dia ingin melihat pertarungan bermutu di Pilpres mendatang.
"Kita ingin melihat pertarungan bermutu 2024 antara orang-orang yang punya trak record misal Anies Baswedan, kita gak mau calon yang itu-itu saja atau calon boneka," ucapnya.
Refly Harun lantas menyinggung survei yang menempatkan sejumlah sosok seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo sebagai kandidat terkuat maju Pilpres 2024.
"Tapi secara umum kalau 3 besar, 3 nama ini paling berpeluang, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan. Celakanya sepertinya mereka tidak mungkin disatukan dalam satu skenario," kata dia menandasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya