Suara.com - Warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama Hugo (34) menjadi korban ledakan tabung gas di salah satu perumahan beralamat di Cluster Palm B30 Lingkungan Buana Gubung, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
"Pukul 06.00 Wita korban pergi ke dapur membuat air panas untuk membuat teh ketika kompor dihidupkan secara tiba-tiba api menyambar dan terjadi ledakan," kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol Agustinus Yusak Sooai saat dikonfirmasi di Denpasar, Bali, Selasa.
Ia mengatakan bahwa hal tersebut terjadi diduga karena adanya kebocoran gas. Dari kejadian tersebut, korban menderita luka bakar di sekujur tubuh.
Selanjutnya korban telah dilarikan ke rumah sakit Siloam kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan bentuk tempat tinggal korban adalah bangunan lantai 2 disekat menjadi dua, yakni bagian atas dan bawah. Bagian yang tertutup hanya jendela dan pintu kamar korban bagian barat dan pintu bagian depan aerta pintu dan jendela di lantai 1 bagian belakang.
Ia mengatakan suara ledakan di dalam sebuah rumah diperkirakan disebabkan adanya kebocoran dari sebuah tabung gas 12 kg.
Sukemi, asisten rumah tangga di perumahan itu mengatakan jika korban sudah lama mengontrak rumah itu. Adapun ledakan itu diketahui warga setempat terjadi pada pukul 06.30 Wita.
"Saksi mendengar suara ledakan dari luar rumah dan suara pecahan kaca pecah, setelah suara ledakan tersebut saksi melihat kejadian tersebut dari jendela atas rumah yang kebetulan TKP ledakan tepat berada di depan rumah saksi," kata Ketut.
Ia mengatakan ketika saksi dan seluruh warga keluar rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan luka bakar duduk di luar rumah. "Saat itu istrinya sedang tidur di lantai 2 sedangkan suaminya berada di dapur di bawah rumah," kata Ketut.
Baca Juga: Cak Imin Usul Tolak Kedatangan WNA Selama Pelarangan Mudik
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji