Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang wanita membandingkan hasil riasan dua MUA (make up artist) yang meriasnya saat menikah viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @dewifaal, (6/3/2021) diperlihatkan perbedaan hasil make up dari MUA pilihan mama dan pilihan mertua.
Di bagian awal video wanita tersebut memperlihatkan hasil riasan pengantin karya MUA pilihan sang mama.
Wanita tersebut tampil menggunakan baju pengantin warna biru dengan hijab dan hiasan kepala yang serasi. Riasan wajahnya pun tampak normal layaknya seorang pengantin di hari pernikahannya.
Di bagian selanjutnya, wanita itu memperlihatkan hasil riasan wajah dari MUA pilihan sang mertua. Riasan itu digunakan saat menggelar acara 'ngunduh mantu'.
Di acara itu, sang pengantin wanita tampak mengenakan baju pengantin yang lebih heboh. Ia mengenakan sebuah kebaya berjilbab dengan warna kombinasi merah dan emas.
Bagian hijab dan hiasan kepalanya pun tampak lebih heboh dibandingkan dengan yang dipilih oleh mamanya sendiri.
Wanita tersebut mengaku sedih dan nyesek ketika mengetahui hasil riasan dari dua MUA pilihan mama dan mertuanya.
"Nyesek, kalau diceritain juga nggak bakal cukup 7 hari 7 malam," tulis wanita tersebut di kolom komentar.
Baca Juga: Pemilik Mercy Ngamuk Mobil Diserempet saat Parkir, Pelaku Dikecam Nggak Ada Akhlak
Melihat perbandingan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka memberi penilaian tentang hasil riasan 2 MUA tersebut.
Ada juga beberapa warganet yang bercerita tentang pengalaman dirias oleh MUA pilihan mertua.
"Fix nggak dua-duanya sih mbak, maaf," tulis warganet dengan akun dyahayukartika8.
"Maaf-maaf ya kak, pilihan mertuamu nggak banget," tulis warganet dengan akun mutiah03.
"Sama, aku nikah juga mertuaku yang pilihin," tulis warganet lain dengan akun Yulia Cahyani.
"Gue juga gitu, akhirnya badmood aja di atas pelaminan," tulis warganet dengan akun Khairun Nisa.
Berita Terkait
-
Sinetron Suara Hati Istri Diprotes Warganet, Pak Tirta: Skip Aja Atau Nonton Dari Awal!
-
Kisah Haru Bocah Tak Henti Memanggil Tiap Berkunjung ke Makam Ibunya
-
Haru! Kisah Mbah Siti Penjual Sayur, Cuma Minum Air Gula Buat Ganjal Perut
-
Pemilik Mercy Ngamuk Mobil Diserempet saat Parkir, Pelaku Dikecam Nggak Ada Akhlak
-
Bus Transjakarta Mogok Di Tengah Rel, Netizen Salut Sopirnya Nggak Ikut Turun
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta