Suara.com - Video seorang pria di India yang berangkat ke kantor dengan tabung oksigen viral di media sosial. Menyadur Hindustan Times Jumat (04/06), pria bernama Arvind Kumar itu baru sembuh dari Covid-19.
Ia mengaku sudah mengajukan cuti karena dokter mengatakan butuh waktu 3 bulan untuk pemulihan tapi perusahaan menolaknya dan mengancam akan memotong gaji jika ia tak berangkat ke kantor.
Arvind Kumar dilaporkan bekerja sebagai manajer di salah satu cabang Bank Nasional Punjab (PNB) di Bokaro.
Namun belakangan, perusahaan tempatnya bekerja membantah tuduhan itu dan mengatakan Arvind melakukan drama untuk mencemarkan nama baik.
Pihak bank juga mengatakan Arvind sedang menghadapi penyelidikan atas rekening pinjaman NPA dan meyakini, video dengan tabung oksigen ini berkaitan dengan hal itu.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa di Cabang 4 PNB. Dia terlihat pergi ke ruangan seniornya dan terlibat dalam pertengkaran dengannya, Livehindustan melaporkan.
"Dokter mengatakan saya butuh waktu tiga bulan untuk pulih sepenuhnya karena infeksi telah menyebar ke paru-paru saya. Mengapa saya diganggu?" ujar Arvind.
Anggota keluarga mengatakan dia mengundurkan diri setelah cutinya tidak disetujui tapi tidak diterima. Bank mengancam akan memotong gajinya, karena itu dia terpaksa datang ke kantor dalam kondisi ini.
Kumar dipulangkan setelah pertengkaran verbal. Bank mengatakan ini adalah taktik tekanan untuk membatalkan tuntutan terhadapnya dan menghentikan proses pemulihan rekening pinjaman NPA.
Baca Juga: CEK FAKTA: Viral Video Hamas Buka Cabang di India, Benarkah?
PNB mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Kumar tetap absen dari pekerjaan selama dua tahun tanpa izin, menambahkan bahwa tidak ada karyawan yang tertular Covid-19 yang ditolak cuti untuk kepentingannya sendiri maupun orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?