Suara.com - Seorang pria di Mesir ditangkap karena menghukum putranya dengan cara primitif dan kejam. Ia mengikat bocah tujuh tahun itu ke tiang dan membaluri tubuhnya dengan madu agar disengat lebah.
Menyadur News.com Jumat (04/06), insiden ini terjadi di Qalyubia, Mesir pada 25 Mei setelah seorang tetangga menuduh bocah itu mencuri.
Dia kemudian meneghukum putranya dengan mengikat dan menempatkannya di atap rumah mereka di Shebin Al-Qanater Centre, di mana bocah itu menarik kawanan lebah dan nyamuk.
Tidak diketahui, berapa lama bocah itu ditinggalkan di atap tapi sang ibu yang berusia 29 tahun langsung mencari bantuan dari badan penyelamat anak.
Setelah memberi tahu pihak berwenang, ibu tersebut melarikan diri bersama putranya ke desa lain.
Wanita itu menuduh suaminya sering menyiksanya secara fisik dan melakukan kekerasan untuk menghukum putranya, termasuk dilarang makan dan minum untuk jangka waktu yang lama.
Investigasi telah diluncurkan setelah anak itu ditemukan dalam keadaan menyedihkan. Dia kemudian diperiksa untuk mengetahui sejauh mana luka yang diderita.
Gulf News melaporkan sang ayah, yang bekerja sebagai sopir tuktuk, telah ditangkap tapi tidak ddijelaskan, apakah didakwa secara resmi atau tidak.
Sementara itu, penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan sedang berlangsung.
Baca Juga: BKSDA Sumbar Ungkap 2 Daerah yang Dicurigai Lokasi Penyiksaan Hewan Langka
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!