Suara.com - Seorang wanita bernama Lisa belum lama ini bercerita tentang pengalamannya mampir makan di salah satu rumah makan Padang.
Memilih beberapa menu makanan, wanita pemilik akun TikTok @its.lixawandy tersebut melongo karena harga tak sesuai dengan perkiraannya.
Melalui sebuah video, wanita tersebut membeberkan harga menu nasi Padang yang ternyata mencapai dua kali lipat dari perkiraan awal.
Wanita itu awalnya memperlihatkan kondisi sebuah meja yang dipenuhi piring berisi menu-menu sebagaimana dijual rumah makan Padang tersebut.
Dia memegang sebuah piring berisi nasi, aneka lauk, sayur, dan sambal yang dipesan olehnya dari rumah makan Padang sederhana itu.
Wanita tersebut mengaku membeli beberapa menu, diantaranya seporsi nasi putih, ayam pop goreng, sayur, gulai kikil, dan sambal cabai ijo.
Semula dia menduga menu tersebut dikenai harga Rp 40 ribu. Namun saat hendak dibayar, ternyata harganya mencapai Rp 80 ribu.
"Palingan juga bayar Rp 40 ribuan. Pas bayar Rp 80 ribu," ungkapnya seperti dikutip Suara.com.
Wanita tersebut kemudian merinci besaran harga masing-masing porsi nasi, ayam pop, sayur, gulai kikil, dan sambal hijau.
Baca Juga: Kritik Pandangan Felix Siauw, Gus Sahal: Rongrong Nasionalisme dan Bukti Tak Paham Islam
Adapun total rincian tersebut antara lai nasi Rp 10 ribu, sayur Rp 16 ribu, ayam pop Rp 21 ribu, gulai kikil Rp 23 ribu, dan cabai ijo Rp 8 ribu.
Namun dilihat dari video, wanita tersebut terlihat menghabiskan makanan warung nasi padang sederhana. Dia tampak tidak sama sekali mengeluhkannya.
Bahkan, dalam kolom komentar, dia mengamini salah satu warganet yang menilai rasa rumah makan Padang tersebut sebanding dengan harganya.
Mengungkap pengalaman tersebut, wanita itu langsung bertanya kepada warganet apakah pernah mengalami kejadian serupa.
"Ada yang sama pengalamannya," tanya dia.
Cerita wanita tersebut langsung diwarnai beragam komentar warganet. Beberapa dari mereka mengakui harga makanan rumah makan padang tersebut lebih mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!