Suara.com - Sebuah curahan hati di akun media sosial Twitter @Seputartetangga tentang seorang tetangga yang hobi memburu cicak ramai diperbincangkan.
Seorang pengguna Twitter yang tidak diketahui identitasnya mengirimkan sebuah curahan hati tentang tetangganya. Sender tersebut menuturkan bahwa dirinya cukup syok dengan perilaku tetangganya yang sering mengagetkan.
Pada saat sorehari, sender tersebut mendengar seseorang memukul-mukul tembok rumahnya.
Karena kaget, ia keluar dari rumahnya untuk memeriksa suara apakah itu. Ia berjalan mengendap-endap dari kamar mandi menuju ke teras rumahnya.
Rupanya, sosok yang memukul tembok tersebut adalah tetangganya. Ia membawa sebuah sapu yang nantinya digunakan untuk memburu cicak.
Cicak tersebut kemudian akan ia gunakan untuk memberi makan burungnya.
Selain hari itu, tetangga tersebut juga sering melakukan hal serupa di rumahnya. Tak elak, sender seringkali kaget dengan ulah tetangganya tersebut.
Membaca curhatan ini, warganet pun ramai-ramai memberikan komentarnya. Beberapa dari mereka menuturkan pengalaman serupa.
"Aku juga suka banget buru cicak, asik aja kalo dapet badannya kenyel kenyel. Ya tapi jgn tempok tetangga juga yg digebuk," ujar warganet.
Baca Juga: Viral Ojol Jadi Korban Begal Penumpangnya Sendiri, Motor Raib dan Uang Rp 900 Ribu Hilang
"Aku pernah nangkep cicak buat pakan ular tapi kayaknya ga gitu deh caranya," tambah yang lain.
"Disin berburu cicak pakai senapan mainan," tulis warganet.
"Tetangganya lagi memburu kaori," timpal lainnya.
"Beliin pistol khusus pemburu cicak tuh, gw prnah lihat di youtube," pungkas warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya