Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) melalui Asdep Pembibitan dan Iptek Olahraga pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga menggelar kegiatan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) olahraga di Gorontalo.
Plt Asdep Pembibitan dan Iptek Olahraga Kemenpora, Bambang Siswanto mengatakan, diseminasi ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang konsep dan pelaksanaan pembinaan atlet jangka panjang. Konsep dan pelaksanaan tersebut berbasis pada iptek olahraga.
“Ya bahwa program ini merupakan tindak lanjut dalam pembinaan atlet junior agar pelatih mempunyai pengetahuan LTAD (Long Term Athlete Development) dan mendapatkan hasil prestasi yang memuaskan di masa depan,” kata Bambang, Selasa (8/6/2021).
Kegiatan yang diikuti 40 peserta yang terdiri dari unsur pelatih atlet junior di Gorontalo ini berlangsung pada 7-11 Juni 2021. Pembinaan atlet junior memang dipandang sangat perlu sebagai generasi dimasa mendatang untuk menggantikan peran senior. Sehingga, dengan persiapan yang matang, prestasi bisa diraih.
Sementara itu, Kadispora Gorontalo, Wahyudin A Katili mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Kemenpora. Dia berharap, dengan kegiatan ini nantinya para pelatih bisa membina atlet dengan baik dan menciptakan prestasi.
“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada Kemenpora. Gorontalo membutuhkan kegiatan seperti ini agar mengacu dan memberikan ilmu yang benar kepada para pelatih dalam merekrut dan membina atlet-atlet yang potensial,” ujar Wahyudin.
Turut hadir dalam kesempatan ini Kabid Binpres KONI Gorontalo Ucok Hasian, Kadispora Kabupaten Bone Bolango Yamin Abas dan tamu undangan lainnya.
Berita Terkait
-
Kemenpora Dukung Para Atlet yang Ikut Olimpiade Tokyo 2021
-
Kemenpora Gelar Media Gathering Indonesia Menuju Olimpiade Tokyo 2021
-
Anggaran Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Masih Belum Ditentukan
-
Kemenpora Pastikan Atlet Olimpiade akan Naik Pesawat Kelas Bisnis ke Tokyo
-
Komisi X Dorong Kreativitas Pemuda Daerah Harus Dikembangkan
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran