Suara.com - Seorang bocah berumur 12 tahun dari Salisbury, North Carolina memanfaatkan waktu pandemi dengan sangat baik hingga bisa lulus SMA dan kuliah nyaris bersamaan.
Menyadur Good Morning America Kamis (10/06), bocah bernama Mike Wimmer itu lulus dari Rowan-Cabarrus Community College pada 21 Mei dengan IPK 4.0 dengan gelar associate.
Seminggu kemudian, ia lulus dari Concord Academy High School dengan IPK 5,45. Mike yang sangat pintar ini bisa menyelesaikan dua tahun ajaran untuk mengejar gelar associate dalam waktu satu tahun saja.
Dia sudah mengambil kelas pendaftaran ganda ketika menyadari hanya perlu sedikit lagi untuk menyelesaikan gelar associate dan memutuskan untuk melakukannya.
"Ini perasaan yang baik untuk dilakukan," kata Mike sembari berkata kelas tambahan selama pandemi sangat membantu.
Namun selain itu, ia memiliki ingatan fotografis dan mampu memproses informasi lebih cepat daripada orang lain dan hal ini yang membuatnya unggul sejak dini.
"Karena saya dapat mengambil pengetahuan secara instan, saya benar-benar dapat melewati setiap kelas lebih cepat dari kecepatan normal," jelasnya.
"Dia hanya bergerak dengan kecepatan yang sangat nyaman dan kebetulan itu jauh lebih cepat dari kecepatan normal," jelas Mark Wimmer, ayah Mike.
"Beban kerja sangat mudah bagi saya. Orang-orang berpikir itu mungkin satu-satunya hal yang paling sering saya habiskan."
Baca Juga: Kisah Wanita Penghafal Alquran Diterima Kuliah di Mesir, Terancam Mundur Terkendala Biaya
"Tapi sejujurnya, saya mungkin menghabiskan paling sedikit waktu untuk sekolah dan lebih banyak waktu menjadi anak-anak dan bermain video game dengan teman-teman secara online dan hal-hal semacam itu."
Ibu Mike, Melissa Wimmer, selalu memastikan putranya bisa mengembangkan bakat sambil bersosialisasi dengan anak-anak lain seusianya.
"Dia bisa berakting sangat profesional dan sangat mirip orang dewasa, tapi dia juga anak berusia 12 tahun. Kami menari di sekitar rumah dan bertingkah gila dan bersenang-senang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!