Suara.com - Unit Reskrim Polsek Koja telah mencokok pelaku bajing lompat yang beraksi di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara beberapa waktu lalu. Sosok tersebut merupakan seorang pria bernama Indra Setiawan.
Kapolsek Koja Kompol Abdul Rasyid mengatakan, penangkapan berlangsung pada Jumat (11/6/2021). Saat ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya.
"Pelaku ditangkap dan saat diperiksa dia mengaku," kata Kapolsek Koja Rasyid kepada wartawan, Sabtu (12/6/2021).
Peristiwa itu berlangsung pada Kamis (10/6/2021) pagi. Kala itu, pelaku mencuri telur-telur yang berada di mobil pikap.
Oleh pelaku, telur-telur itu dijual kepada seorang pedagang bernama Soleha. Harga jualnya jika ditotal mencapai Rp. 352 ribu.
"Kalau dirupiahkan sekitar Rp 352 ribu, isinya itu 240 butir satu peti. Pelaku jual ke penadah Rp 150 ribu satu peti," sambungnya.
Kepada polisi, pelaku mengaku tidak menargetkan sasarannya. Dia memburu mobil-mobil yang melintas secara acak dan tidak hanya menyasar mobil pengangkut telur.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa telur ayam curian, dan pakaian yang dipakai pelaku saat beraksi. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP.
Viral
Baca Juga: Pelaku Pungli Sopir Kontainer di JICT Raup Jutaan Rupiah Perhari
Sebuah video aksi bajing loncat terekam kamera oleh seorang pengemudi mobil di Jakarta Utara. Video itu pun viral di media sosial.
Video aksi bajing loncat berdurasi 17 detik itu salah satunya diunggah akun Instagram @jakarta_zone, Jumat (11/6/2021).
Dalam narasinya, disebutkan peristiwa ini terjadi di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021) kemarin. Terlihat pelaku menggunakan pakaian serba hitam melakukan aksi kejahatannya itu di siang hari.
Bajing loncat itu mengambil satu peti telur ayam dari mobil angkutan barang yang tengah melintas.
Berita Terkait
-
Pelaku Pungli Sopir Kontainer di JICT Raup Jutaan Rupiah Perhari
-
Viral Aksi Bajing Loncat di Jakarta Utara, Pelaku Diburu Polisi
-
24 Orang Diamankan Usai Jokowi Perintahkan Kapolri Berantas Pungli di Jakut
-
Diciduk Polisi, Heru Guru Ngaji di Penjaringan Cabuli 5 Muridnya
-
Melihat Keindahan Bunga Matahari di Taman Rotanusa Jakarta Utara
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?