Suara.com - Koordinator Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan jumlah kematian pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Tugas memaparkan pada bulan Mei tercatat satu orang meninggal dan terus meningkat pada Juni 2021 terdapat tiga orang meninggal.
"Angka kematian saat ini memang meningkat dibanding bulan kemarin, April sempat tidak ada kasus kematian, bulan Mei satu kematian, dan saat ini sudah ada 3 kematian, jadi relatif meningkat, kita tidak harapkan seperti Januari (41 meninggal)," kata Tugas dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19, Senin (14/6/2021).
Dengan demikian total pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Wisma Atlet Kemayoran sejak beroperasi Maret 2020 lalu sudah ada sebanyak 92 orang.
Mereka meninggal pada 2020; Maret (3 orang), September (3 orang), Desember (6 orang), dan 2021; Januari (41 orang), Februari (17 orang), Maret (2 orang), Mei (1 orang), dan Juni (3 orang).
Saat ini RSDC Wisma Atlet masih merawat 5.028 pasien positif Covid-19 dari total 5.994 tempat tidur yang tersedia, artinya hanya tersisa 966 tempat tidur tersedia.
Solusinya, pemerintah akan membuka tower 8 Wisma Atlet Pademangan (1.572 tempat tidur), menambah bed dari 2 menjadi 3 bed per kamar di Kemayoran sehingga bertambah jadi 2.000 tempat tidur, dan menyiapkan 5 tower rusun Nagrak Cilincing (2.550 tempat tidur).
Potensi kapasitas setelah ditambah nanti akan menjadi 12.116 tempat tidur untuk pasien Covid-19.
Baca Juga: Alerta! RSD Wisma Atlet Kini Penuh, Ada 5 Ribu Pasien Covid-19 yang Dirawat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi