Suara.com - Sedikitnya 15 orang tewas pada Selasa karena bom bunuh diri ketika orang-orang yang direkrut berbaris di luar sebuah kamp tentara di ibu kota Somalia, Mogadishu.
Hal itu disampaikan oleh seorang saksi mata yang menghitung mayat-mayat di Rumah Sakit Madina.
Para pejabat di rumah sakit mengonfirmasi bahwa korban tewas dalam serangan sehari sebelumnya di sebuah pos pemeriksaan di luar kamp pelatihan militer Jenderal Degaban di Mogadishu.
Puluhan orang berkerumun di luar Rumah Sakit Madinah mencari kerabat mereka yang hilang.
"Anak saya meninggal. Saya sudah melihat dengan mata kepala sendiri. Banyak anak laki-laki yang tewas. Mereka diminta datang untuk rekrutmen lalu dibom. Pemerintah masih menyembunyikan korban lainnya," kata Amina Farah sambil terisak-isak di rumah sakit.
Pejabat pemerintah tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.
"Tempat itu penuh sesak dengan anggota baru dan tentara ketika ledakan terjadi," kata salah satu tentara yang direkrut, Ahmed Ali, yang kepalanya terkena pecahan peluru.
Seorang perwira militer Somalia, Odawaa Yusuf Rage, mengatakan kepada media pemerintah sebelumnya bahwa 10 anggota baru telah tewas, dan 20 orang lainnya terluka, ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan bahan peledak.
Tidak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok Islam al Shabaab sering melakukan pemboman di negara yang terletak di kawasan Tanduk Afrika tersebut. (Sumber: Antara/Reuters)
Baca Juga: Somalia Memanas! Antar-Militer Bentrok Gegara Tolak Masa Jabatan Presiden
Berita Terkait
-
Densus 88 Tangkap 10 Terduga Teroris di Merauke, Berencana Ledakan Bom di Gereja
-
Kisah Korban Bom Thamrin 2016, Memaafkan Pelaku Walaupun Susah
-
Radikalisme Sasar Milenial, Eks Narapidana Terorisme Beri Saran Ini
-
Total 52 Terduga Teroris Ditangkap Kasus Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar
-
Somalia Memanas! Antar-Militer Bentrok Gegara Tolak Masa Jabatan Presiden
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi