Suara.com - TNI Angkatan Laut menyiapkan sarana gedung untuk pelaksanaan isolasi mandiri dalam rangka mengantisipasi lonjakan Covid-19 di tanah air.
Sarana dan prasarana isolasi mandiri yang telah disiapkan di Gedung Dolos Pangkalan Marinir (Lanmar) Jakarta, itu ditinjau dan diperiksa langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut atau Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono.
Wakasal didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono, Kadiskesal Laksma TNI Agus Guntoro, Kormar Brigjen TNI (Mar) Lasmono, Danlanmar Jakarta Kolonel Marinir Arief RH Anggorojati dan para pejabat Marinir lainnya.
Dalam peninjauan ke ruangan-ruangan gedung Dolos, Wakasal mendapat penjelasan dari Kadiskes Kormar Kolonel Laut (K) Ario Sakso Bintoro tentang kondisi Gedung Dolos bahwa gedung dengan luas bangunan 2.156 meter persegi ini merupakan gedung perawatan isolasi mandiri yang terdiri dari dua lantai.
"Pada lantai pertama, terdapat 42 bilik beserta tempat tidurnya dan lantai dua memiliki 50 bilik," kata Kadiskes Kormar Kolonel Laut (K) Ario Sakso Bintoro dalam siaran pers, Rabu (16/6/2021).
Selain itu, lanjut dia, Gedung Dolos dilengkapi dengan sarana lainnya seperti ruangan bertekanan negatif yang berjumlah 8 bilik, ruang bertekanan positif yang dilengkapi peralatan canggih. Kemudian ruangan netral yang merupakan sarana dan prasarana seperti ruang ganti tenaga medis, ruang mandi tenaga medis, wastafel serta kamar mandi pasien.
Kapasitas Gedung ini untuk sementara yang digunakan 100 tempat tidur dan rencananya akan ditambah sampai 200 tempat tidur.
Sementara itu, Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, mengatakan dalam menghadapi lonjakan Covid-19, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono memerintahkan seluruh personel TNI AL harus berperan aktif menekan angka pasien Covid-19 di tanah air yang terus meningkat.
Menurut dia, dengan semangat cinta tanah air pengerjaan ruang-ruang Gedung Dolos berhasil diselesaikan serta dapat digunakan bagi prajurit TNI AL maupun keluarga yang mengalami gejala ringan Covid-19 atau orang tanpa gejala (OTG).
"Saya melihat kesiapan Gedung Dolos untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 sudah berjalan dengan baik, dapat dilihat dari sarana dan prasarananya disini bersih dan rapi, apalagi disiapkan tempat berjemur dan berolahraga yang pastinya dapat meningkatkan imun tubuh menjadi lebih sehat," ujar Wakasal.
Selain Gedung Dolos, Wakasal juga berkesempatan meninjau fasilitas Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (Rumkital) dr Mintohardjo mulai dari ruangan-ruangan pasien Covid-19 yang berada di sebatik, numfor dan tarempa, maupun ruang Radiologi dan ST Scan. Lalu dapur sebagai tempat menyiapkan kebutuhan sehari-hari pasien dengan standar gizi yang telah ditentukan.
Karumkital dr Mintohardjo Kolonel Laut (K) Gigih Imanta Jayatri, menjelaskan bahwa saat ini Rumkital Mintohardjo memiliki kapasitas 130 tempat tidur dan sudah terisi pasien sebanyak 111 bed.
Sementara tenaga medis yang disiapkan dalam melayani pasien baik pasien Covid-19 maupun non Covid-19 sebanyak 300 lebih, baik dokter maupun perawat dari militer, PNS, PHL maupun tenaga relawan dari Kemenkes.
"Jika diperlukan ekstra bed silahkan diajukan, sehingga pasien yang merupakan satu keluarga dapat dijadikan satu ruangan. Hal ini tentunya akan meningkatkan moril pasien yang perlu mendapat dukungan semangat ketika berkumpul dengan keluarga," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi