Suara.com - Seorang supir truk di Malaysia tewas setelah ditikam oleh temannya sendiri ketika mencoba menghentikannya menganiaya sang istri setelah pesta minuman keras.
Menyadur Bernama, Kamis (17/6/2021) insiden tersebut terjadi di sebuah susun Taman Desa Jawi, Sungai Jawi, Pulau Pinang, Malaysia pada Senin (14/6).
Kepala polisi distrik Seberang Perai Selatan, Supt Lee Chong Chern mengatakan bahwa polisi mendapat laporan insiden tersebut pada pukul 4.05 pagi waktu setempat.
Polisi mendapat laporan dari seorang wanita yang tidak lain adalah istri tersangka. Pelaku, yang berprofesi sebagai pengumpul kelapa sawit adalah tetangga dan teman korban.
Setibanya di lokasi, polisi menemukan korban bernama A Harinnderaruban (35) bersimbah darah. Dia meninggal pada pukul 07.15 pagi waktu setempat di Rumah Sakit Sungai Bakap kata Lee.
Lee menjelaskan, ada tujuh luka tusuk di tubuh korban dan polisi juga menemukan pisau yang diduga digunakan pelaku.
Lee menambahkan, penyelidikan awal menemukan bahwa peristiwa itu terjadi pada dini hari, sekitar pukul 03.45 waktu setempat ketika korban dan pelaku sedang pesta minuman keras. Mereka berdua mabuk dan tersangka mulai membuat keributan di rumahnya.
"Istri tersangka menyuruh suaminya untuk berhenti membuat keributan tetapi dia marah dan kasar secara fisik<' jelas Supt Lee Chong Chern.
"Diduga korban mencoba menghentikan pelaku yang sedang memukuli istrinya dan dia tiba-tiba ditikam dari belakang," tambah Lee.
Baca Juga: Kasus Kepala Keluarga Bunuh Anak Istri di Kutim, Polisi: Pelaku Mengaku Tidak Ingat
Polisi telah menahan pelaku untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut berdasarkan Bagian 302 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung