Suara.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wanita tentang kondisi salah satu tetangga tengah menjadi sorotan. Dia menyebut tetangga dekat rumah itu sepertinya tidak waras.
Bukan tanpa alasan, wanita tersebut mengaku tetangga beberapa kali bertingkah tak lazim seperti lempar tanah dan bangkai hewan ke rumah, sampai selalu meneriaki para pria "penipu".
Cerita itu dibagikan ulang oleh jejaring Instagram @igtainmenttt dari akun TikTok sang wanita, Minggu (20/6/2021).
Wanita tersebut mengajak publik untuk bercerita tentang seberapa tidak waras tetangga di lingkungan rumah masing-masing.
Kemudian dia bercerita tentang salah satu tetangga yang diduga olehnya tidak waras karena pernah lempar tanah dan mayat binatang ke rumahnya.
"Tetangga gue keknya emang beneran gak waras ya. Jadi dia sering banget ngelemparin tanah ke rumah gue, mayat binatang, bahkan pernah waktu itu ayam yang disembelih dilempar ke rumah gue," ungkapnya seperti dikutip Suara.com.
Tidak hanya itu, wanita tersebut pun mengatakan bawa setiap ada pria di rumah, bahkan ayah, saudara, teman, sampai sopir, mereka kerap kali diteriakin penipu dan diajak ribut.
"Dia setiap ada cowok ke rumah, bahkan bapak, adik. supir, temen, selalu diterikain penipu dan diajak ribut kek 'dasar lu penipu, jangan beraninya diem doang'," ucapnya.
Perselisihan akhirnya memuncak pada satu hari di mana sang sopir difitnah mengempesi hal mobil. Kata sang wanita, insiden besar terjadi hari itu.
Baca Juga: Kisah Rumah Anggrek Vita Orchids Manfaatkan YouTube untuk Tumbuhkan Bisnis Secara Online
Wanita tersebut mengatakan, sang sopir marah sehingga meladeni tetangga. Namun berujung dikejar sembari membawa parang.
"Akhirnya yang paling parahnya, sopir gue difitnah masuk ke rumah dia untuk ngempesin ban mobil. Sopir gue marah, tiap hari dipanggil penipu, sekarang difitnah. Jadi diladenin sama dia," tutur sang wanita.
"Terus setelah berantem, tetangga masuk rumah kirain udah, ternyata dia ambil parang, dia kejar sopir pakai parang sampai gue trauma," tukasnya.
Sampai artikel ini ditulis, belum diketahui secara lengkap kronologi kisah tersebut. Kendati begitu, cerita itu terlanjur viral dan lantas dipenuhi komentar warganet yang berspekulasi bahwa tetangga diduga memiliki penyakit mental.
"Tetangganya itu trauma berat sama lelaki? Atau bipolar?" tanya Hew*******.
"Sepertinya begitu dan harus cepat-cepat dapat pengobatan. Soalnya kalau dibiarkan berkeliaran malah semakin mengganggu dan membahayakan sekitar," timpal Sav******.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar