Suara.com - Seorang hakim di Pengadilan Negeri Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, menjalani perawatan di rumah sakit setelah dikonfirmasi terserang COVID-19.
"Saya terpapar COVID-19 saat menjalani cuti di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Saat ini saya dirawat di rumah sakit paru-paru Kabupaten Jember, Jawa Timur," kata Veronica Sekar Widuri, hakim di Pengadilan Negeri Putussibau, saat dihubungi ANTARA dari Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Senin.
Sekar menuturkan bahwa dia menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 karena pada Kamis (17/6) setelah merasakan nyeri tenggorokan, pusing, mual, dan gangguan indra penciuman.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Sekar terinfeksi virus corona. Dia pun langsung ke rumah sakit untuk menjalani perawatan karena khawatir kondisinya memburuk mengingat dia merupakan penderita diabetes.
"Sekarang ini hari ke empat saya dirawat di rumah sakit dengan pantauan tenaga kesehatan," kata Sekar.
Ia mengingatkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penularan COVID-19.
"Jadi sangat penting disiplin protokol kesehatan, jangan takut dengan COVID-19, tetapi jangan disepelekan. Selalu waspada dan apabila ada gejala silakan langsung memeriksakan diri dengan (periksa) swab untuk memastikan kesehatan. Sayangi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Rusun Nagrak Dioperasikan untuk Rawat Pasien OTG Covid-19
-
Tekan Penyebaran Covid-19, Polda Metro Jaya Batasi Mobilitas 10 Lokasi
-
Lapor ke Jokowi, Menkes Budi Gunadi: Terjadi Peningkatan Kasus Covid-19 yang Luar Biasa
-
Kasus Covid-19 Tinggi, PKS Depok: Allah SWT Yang Ciptakan, Biar Allah SWT Yang Mematikan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas