Suara.com - Sebuah video beredar memperlihatkan tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 tampak lesu.
Video tersebut dibagikan oleh seorang tenaga kesehatan melalui akun Tiktok @lesta_riie.
Wanita tersebut mengaku kelelahan menangani pasien covid-19 yang semakin membludak.
Dirinya mengungkapkan kondisi ruangan IGD yang kini penuh dengan pasien covid-19. Banyak yang telah terkonfirmasi covid-19.
Dalam video tersebut, tampak seorang nakes memeluk temannya yang terlihat kelelahan.
"Ini kondisi kami ketika ruangan IGD full bed semua pasien terkonfirmasi covid-19. Kami kelelahan, tapi apalah daya kami, mereka membutuhkan kami," ujarnya, dikutip Suara.com.
Bahkan, ruangan lain dialihfungsikan menjadi ruangan untuk menangani pasien covid-19.
Hal ini lantaran banyaknya pasien yang harus dirawat di rumah sakit.
Akan tetapi, tempat yang tersedia sangatlah terbatas.
Baca Juga: Jam Malam di Zona Merah Gandaria Selatan, Satpol PP hingga Tentara Jaga 24 Jam Nonstop
"Ruangan skrining pun kami alih fungsikan untuk bed extra demi pasien-pasien kami. Stay safe semuanya, ini bukan hal yang bisa disepelekan," ungkapnya.
Dalam tayangan tersebut, banyak pasien yang tampak memenuhi tempat tidur.
Wanita tersebut terus memberikan pesan kepada masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan.
"Tingkatkan prokes untuk kita semua. Tidak bisa dipungkiri kami lelah dan kalian pun pasti lelah. Semangat hentikan penyebaran covid-19," jelasnya.
Video itu pun ramai mendapatkan respon dari warganet. Mereka ikut memberikan semangat kepada para tenaga kesehatan.
"Sehat-sehat pahlawan kami," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Touring Aman di Tengah Pandemi Covid-19? Nantikan Panduan Wisata dari Kemenparekraf
-
Jam Malam di Zona Merah Gandaria Selatan, Satpol PP hingga Tentara Jaga 24 Jam Nonstop
-
Sepulang Takziah dari Bangkalan, Satu dari 7 Warga Kota Malang Positif Covid-19 Meninggal
-
Puluhan PNS di Kota Bogor Terpapar COVID-19, Bima Arya Tutup Balai Kota
-
Kerap Pulang ke Rumah Pacar, Pria Ini Dilayani Calon Mertua Bak Anak Kesayangan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!