Suara.com - Sekitar 73 warga Palestina terluka pada Jumat dalam bentrokan dengan tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki utara.
Pasukan Israel menembakkan peluru tajam, peluru karet, dan tabung gas air mata ke warga Palestina yang menggelar unjuk rasa di Tepi Barat, termasuk di kota utara Kafr Qaddum, Qalqilya dan kota Beita, selatan Nablus.
Dalam beberapa minggu terakhir orang Palestina tengah melakukan aksi protes terhadap pemukiman Israel ilegal.
Sebagai pembalasan serangan Israel, warga Palestina melempari polisi Israel dengan batu.
Sumber-sumber lokal mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan Israel menembak peluru tajam terhadap dua warga Palestina di Kafr Qaddum dan satu lagi di Beita.
Warga Palestina yang terluka di Beita dibawa ke rumah sakit terdekat dan mereka dalam kondisi kritis.
Sementara itu, banyak warga Palestina di Beita dan empat warga Palestina di Kafr Qaddum terluka oleh peluru karet. Puluhan demonstran terkena gas air mata.
Empat pengunjuk rasa Palestina tewas dalam bentrokan sebelumnya di kota Beita.
Israel telah mendirikan pos pemukiman, yang dikenal sebagai Avitar, setelah menduduki sekitar 1.000 meter persegi tanah di lingkungan kota Jabal Sabih, yang memicu protes.
Baca Juga: Polisi Israel ke Warga Palestina: Kami Bukan Yahudi Tapi Nazi
Di bawah hukum internasional, semua pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan dianggap ilegal.
Polisi Israel mulai mengizinkan serangan pemukim pada tahun 2003, meskipun kecaman berulang kali dari Departemen Wakaf Islam di Yerusalem. (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Antisipasi Varian Delta, Israel Kembali Wajibkan Pakai Masker di Luar Ruangan Mulai Besok
-
Polisi Israel ke Warga Palestina: Kami Bukan Yahudi Tapi Nazi
-
Perusahaan Media Besar Perintahkan Staf Cari Pekerjaan Lain jika Pro-Palestina
-
Tolak Panggilan Polisi Israel, Tokoh Muslim Palestina Dilarang Beribadah di Masjid Al Aqsa
-
Tolak Panggilan Polisi Israel, Tokoh Muslim Palestina Dilarang Shalat di Masjid Al Aqsa
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend