Menurutnya, permasalahan tersebut masih dihadapi Indonesia hingga saat ini antara lain karena banyaknya jaringan sindikat narkotika yang beroperasi dengan menyelundupkan narkoba melalui jalur laut. Sehingga meningkat kawasan bahaya narkoba di seluruh Indonesia.
“Narkoba disalahgunakan oleh penduduk usia produktif antara 15 hingga 64 tahun dan peredaran narkoba sudah merambah hingga ke desa-desa serta melibatkan kalangan perempuan dan anak-anak, baik sebagai kurir maupun penyalahguna. Kemudian juga transit narkoba bermutasi dari modus operandi tradisional beralih ke penggunaan teknologi secara daring dalam berbagai bentuk,” katanya.
Ma’ruf Amin pun menegaskan bahwa perang melawan narkoba memerlukan sinergitas dan kerjasama baik di tingkat regional maupun nasional terutama terhadap kegiatan penyelidikan, kegiatan tukar-menukar informasi dan operasi bersama.
Selain itu, dia berharap peran P4GN dapat dilakukan secara optimal dengan cara kerja sama dan kolaborasi dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat.
“Kita perlu membangun dan melakukan investasi SDM unggul dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam peran P4GN agar masyarakat terhindar dari penyalahgunaan narkotika sehingga terwujud masyarakat Indonesia yang sehat, cerdas, berdaya saing, berwawasan kebangsaan dan mulia,” harapnya.
TAG
Berita Terkait
-
Sejalan dengan Inpres No 3/2019, Menpora Apresiasi Disertasi Karya Ilmiah S3 Sulistiyono
-
Wapres Minta BPJPH dan LPPOM MUI Rancang Sertifikat Halal Indonesia untuk Internasional
-
Top 5 Sport Sepekan: Legenda Bulutangkis Markis Kido Tutup Usia
-
Menpora Upayakan Peraih Emas Olimpiade Masuk Kategori Pahlawan Nasional
-
Peduli Kebugaran, Kemenpora Tingkatkan Kualitas Instruktur Olahraga Lansia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka