Suara.com - Seorang penerjemah bahasa isyarat Australia (Auslan) yang membantu polisi dalam jumpa pers harus menjelaskan tentang "dua pria telanjang dikejutkan oleh rusa yang marah".
Aksinya ketika menerjemahkan peristiwa itu membuat penonton kagum karena ia menjelaskan dengan cepat, profesional dan tentu saja karena berhasil menahan tawa.
Menyadur Daily Mail Rabu (30/06) polisi Australia sedang memberikan keterangan tentang pria telanjang yang melanggar aturan kuncian Covid-19 untuk berjemur.
Komisaris Polisi New South Wales Matt Plum mengecam tindakan pria telanjang dan berbicara cukup cepat, sehingga penerjemah harus berpikir cepat untuk menjelaskan tindakan tersebut.
"Luar biasa kami melihat dua pria berjemur telanjang di pantai di pantai selatan yang dikejutkan oleh seekor rusa, berlari ke taman nasional dan tersesat.
"Mereka tidak hanya membutuhkan bantuan dari polisi untuk menyelamatkan diri, mereka juga menerima tiket denda seharga AU$1.000 (£547)."
Video itu ditonton lebih dari 150.000 kali setelah menjadi viral di Twitter pada Senin dan warganet memuji pakar Auslan karena tetap tenang selama cerita menggelikan itu.
"Kemampuan untuk menjaga ketenangan saat menerjemahkan cerita itu 10/10."
"Angkat topi untuk semua penerjemah Auslan. Mereka semua sangat baik, tetapi sejauh ini ini adalah favorit saya."
Baca Juga: Periksa Difabel Tanpa Didampingi Penerjemah, ORI Sebut Polri Lakukan Maladministrasi,
"Tak ada yang tidak lucu tidak peduli berapa kali saya menontonnya," tweet seseorang.
"Sangat profesional. Bagaimana dia tidak cekikikan?"
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN
-
Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa
-
Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul