Suara.com - Viral di media sosial potret lahan kuburan yang ditanami dengan sayur-sayuran. Sayur-sayuran itu ditanam diantara kuburan yang satu dengan yang lain.
Potret ini diunggah oleh akun Facebook Muhammad Afhivi dan diunggah ulang oleh akun Twitter @Jowoshitpost.
"Petani kreatif, memanfaatkan lahan kosong. Bertani sekaligus dzikrul maut," tulis keterangan foto tersebut.
Terdapat beberapa makam pada foto tersebut. Kebanyakan dari makam-makam itu telah dilapisi oleh keramik. Sedangkan, di bagian kanan dan kiri makam ditanami oleh tanaman.
Karena tanaman-tanaman tersebut, pemandangan lahan kuburan itu menjadi hijau.
Melihat potret ini, warganet pun turut memberikan komentar. Beberapa komentar mereka bahkan menimbulkan gelak tawa.
"Mayatmu menyuburkan sayuranku," ujar warganet.
"Lah ya bau kembang anjr sayurnya, habis makan sayurnya langsung menjadi indigo," tambah yang lain.
"Makin subur tu sayur, dapat nutrisi dari sari pati org meninggal," timpal lainnya.
Baca Juga: Malu Banget! Terlanjur Ngaku Masih Sayang, Wanita Ini Salah Kirim Chat ke Kurir
"Pas dijebol sayurnya kebawa tulang," tutur warganet.
"Bisa meringankan dosa-dosa sewaktu hidup, kan bermanfaat bagi manusia," kata warganet.
"Anak ipb pun ga kepikiran ide nya.. Sungguh ide yang membagongkan," pungkas warganet.
6 Tips Berkebun di Rumah yang Bisa Kamu Coba!
Siapa di sini yang berencana untuk berkebun? Munculnya tren baru yakni berkebun selama masa pandemi ini, membuat hampir semua kalangan melakukan hobi ini. Mulai dari orang tua hingga anak muda menyukai kegiatan berkebun ini.
Berkebun sendiri dapat dilakukan bagi yang memiliki lahan sedikit maupun banyak. Kegiatan ini tidak selalu tentang menanam sayuran, namun juga dapat menanam tanaman hias ataupun tanaman lainnya. Berkebun dapat dijadikan alternatif pilihan untuk mengurangi rasa stres akibat dari dampak pandemi.
Berikut adalah beberapa tips untuk kamu yang baru mulai berkebun :
1. Perhatikan Letak Sinar Matahari
Fungsi dari sinar matahari ini sangat berperan besar dalam pertumbuhann tanaman yang kita tanam. Intensitas cahaya yang mengenai tanaman juga akan berdampak pada warna daun, tinggi tanaman, dan umur tanaman.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui letak dari cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah kita. Pastikan cahaya yang masuk cukup baik sehingga tanaman juga dapat tumbuh dengan baik juga.
2. Pilih Media Apa yang Ingin Digunakan
Dalam berkebun, media tanam adalah hal yang sangat penting, media tanam memiliki beberapa jenis sesuai dengan fungsinya. Ada yang menggunakan media tanam tanah.
Media ini sangat mudah ditemukan bagi yang tinggal du lingkungan yang tidak padat penduduk. Hampir semua tanaman dapat ditanam dengan media tanam ini. Selain itu ada media tanam dengan air atau biasa dikenal dengan Hidroponik.
Teknik ini akan lebih disarankan bagi kamu yang menyukai tanaman organik dan tidak perlu repot untuk mencari lahan yang besar. Dalam perawatannya, media hidroponik ini dinilai lebih sulit karena menggunkan sistem yang harus sesuai dan tepat.
3. Pilih Tanaman yang Sesuai dengan Keadaan Lingkungan
Seringkali kita melupakan bahwa tidak semua tanaman yang kita inginkan bisa hidup jika kita tanam dilingkungan kita. Nah, pilih tanaman yang cocok dengan iklim dan keadaan lingkungan yang akan ditanam.
Hal ini untuk menghindari tanaman akan mati setelah dipindah dalam pot ataupun media tanam lainnya.
4. Jangan Lupakan Hama!
Ini dia salah satu musuh dari tanaman, yaitu hama. Kamu harus rajin mengecek kembali tanaman-tanamanmu agar terbebas dari hama maupun gulma. Kamu bisa gunakan pembersih hama pada tanaman agar tanamanmu dapat terhindar dari hama.
5. Jangan Gunakan Pupuk Berlebihan
Penggunaan pupuk pada tanaman juga perlu kamu perhatikan ya! Gunakan pupuk pada media tanam secukupnya dan sesuaikan juga dengan jenis tanamannya. Jangan sampai tanaman kamu justru mati karena penggunaan pupuk yang terlalu banyak dan salah.
6. Menata Tanaman Sesuai Ukuran Ruangan
Tidak semua orang memiliki ruangan yang luas untuk menata tanaman mereka. Apabila kamu memiliki ruangan yang kecil, usahakan untuk menata tanaman kamu secara vertikal dan letakkan beberapa tanaman secara menggantung. Fungsinya agar ruanganmu tidak terlihat sumpek dan penuh dengan keberadaan tanamanmu.
Itu dia beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat akan memulai berkebun di rumah. Selamat mencoba ya! (Tri Apriyani)
Berita Terkait
-
Malu Banget! Terlanjur Ngaku Masih Sayang, Wanita Ini Salah Kirim Chat ke Kurir
-
Bikin Gagal Paham, Orang Ini Doyan Makan Kebab dengan Tambahan Bahan Tak Terduga
-
Viral Cewek Baper Lihat Adegan 'Drakor' di Minimarket, Jiwa Jomblo Bergejolak
-
Curhat Ojol Nyasar ke Terowongan Sepi dan Sempit yang Mirip Gorong-Gorong Air, Merinding
-
Viral Pria Buat Lantai Mewah Modal Rp25 Ribu, Video Ditonton Sampai 17 Juta Kali
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran