Suara.com - Sejumlah bantuan logistik tiba di di Bandara Yalimo, Papua, Minggu (4/7/2021). Hal ini sesuai dengan instruksi Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini untuk
memberangkatkan bantuan logistik dari Kementerian Sosial (Kemensos) ke lokasi tersebut.
Bantuan diserahterimakan kepada Kapolres Yalimo, AKBP Hesman S Napitupulu, yang didampingi Elvis Meage Kabid Mental Spritual Dinsos Kabupaten Yalimo. Selanjutnya, bantuan logistik dibawa ke posko utama penanganan konflik sosial yang berlokasi di Pos Polisi Elelim di Kabupaten Yalimo.
Bantuan berupa 3.000 paket makanan siap saji; 100 paket makanan anak; 200 lembar selimut; 200 lembar kasur; 200 paket kids ware, serta 3 ton beras reguler dari Divre Bulog Wamena.
Selain itu, ada tambahan bantuan logistik, yaitu 100 kaos dewasa; 100 kaos anak, serta 200 sarung.
“Mulai pagi ini, bantuan logistik tersebut akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan yang mendesak di lokasi pengungsian di Kabupaten Yalimo,” ujar Syafii Nasution, Direktur Penanggulangan Sosial Korban Bencana Alam, Senin (5/7/2021).
Berita Terkait
-
Layanan Tanggap Darurat Covid-19 di Balai Wyata Guna Bandung
-
Kemensos Dirikan Dapur Umum di Surabaya, Besok Mulai Salurkan Makanan Siap Saji pada Nakes
-
Berkat Arahan Mensos Risma, Kemensos Raih Penghargaan BKN Award 2021
-
Respon 1.200 Pengungsi di Yalimo, Mensos: Bantuan Diberangkatkan Malam Ini
-
Kemensos Dirikan Dapur Umum di Balai Wyata Guna Bandung
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB